Make your own free website on Tripod.com
The JavaScript Source
The JavaScript Source
  TERJEMAHAN AL-QURAN

Surah 10, Surah Yunus (Nabi Yunus) : 109 ayat.

Bismillahi al-Rahman al-Rahim (Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani).
10-1: Alif, Lam, Ra. Inilah ayat-ayat daripada kitab (al-Qur’an) yang berhikmah.
10-2: Apakah menghairankan manusia bahawa Kami (Allah) mewahyukan kepada seorang laki-laki dari kalangan mereka: “Berikanlah peringatan kepada manusia dan gembirakan orang yang beriman bahawa untuk mereka adalah kedudukan yang benar di sisi Rab (Tuhan) mereka.” Orang kafir berkata: “Sesungguhnya orang ini (Muhammad saw) tidak lain melainkan ahli sihir yang nyata.”

10-3: Sesungguhnya Rab (Tuhan) kami ialah Allah yang telah menciptakan semua langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia (Allah) bersemayam (menetapkan pentadbiran) pada ‘Arash, mengatur segala urusan. Tiada seorang jua dapat memberikan syafa’at kecuali dengan izin-Nya (izin Allah). Demikianlah itulah Allah, Rab (Tuhan) kamu, maka abdikan dirimu kepada-Nya (kepada Allah). Apakah kamu tidak mahu mengambil peringatan?
10-4: Kamu semua akan kembali kepada-Nya (kepada Allah), sebagai janji yang benar daripada Allah. Sesungguhnya Dia (Allah) yang memulakan penciptaan, kemudian Dia (Allah) mengembalikannya, kerana Dia (Allah) hendak memberikan balasan kepada orang yang beriman dan beramal salih secara adil. Dan orang yang kafir (pula), bagi mereka adalah minuman daripada air yang mendidih dan azab yang pedih lantaran apa yang mereka telah kufurkan. 

10-5: Dia (Allah) yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dia (Allah) tetapkan tempat peredaran bagi masing-masingnya supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan hitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan benar. Dia (Allah) menjelaskan ayat-ayat (tanda-tanda) kepada kaum yang mahu mengetahui.
10-6: Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang, dan apa yang telah dijadikan Allah di langit dan di bumi, (semuanya) adalah ayat-ayat (tanda-tanda) bagi kaum yang mahu bertakwa.

10-7: Sesungguhnya orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (Allah) dan mereka berasa puas dengan kehidupan dunia serta (berasa) tenteram dengannya, dan orang yang lalai daripada ayat-ayat Kami (Allah).
10-8: Mereka itu, tempat kembali mereka ialah neraka, disebabkan apa yang mereka usahakan.
10-9: Sesungguhnya orang yang beriman dan beramal salih, mereka mendapat petunjuk daripada Rab (Tuhan) mereka kerana keimanan mereka, mengalir sungai-sungai di bawah mereka di dalam jannah (taman/syurga) yang penuh kenikmatan.
10-10: Seruan mereka di dalamnya (jannah) ialah: “Subhanaka (Maha Suci Engkau), ya Allah!” Dan ucapan hormat mereka di dalamnya ialah: “Salam (selamat sejahtera)!” Dan akhir doa mereka ialah: “Alhamdulillah (segala puji bagi Allah), Rab (Tuhan) sekalian alam.”

10-11: Dan sekiranya Allah menyegerakan suatu kejahatan bagi manusia sebagaimana mereka meminta disegerakan suatu kebaikan, pasti ditamatkan riwayat mereka, tetapi Kami (Allah) biarkan orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (Allah) itu sesat dalam keadaan bingung.
10-12: Dan apabila manusia ditimpa oleh kecelakaan, dia berdoa kepada Kami (Allah) dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami (Allah) lepaskannya daripada kecelakaan itu dia pergi (begitu sahaja), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami (Allah) untuk menghilangkan kecelakaan yang menimpanya itu. Begitulah dipandang baik oleh orang yang melampaui batas itu apa yang mereka kerjakan.
10-13: Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah membinasakan beberapa (umat) kurun-kurun sebelum kamu setelah mereka (berbuat) zalim, padahal telah datang kepada mereka para rasul mereka membawa keterangan-keterangan namun, mereka tidak mahu percaya. Demikianlah Kami (Allah) memberi balasan kepada orang yang  berbuat dosa.
10-14: Kemudian Kami (Allah) jadikan kamu pengganti-pengganti di bumi ini sesudah mereka, supaya Kami (Allah) perhatikan (pula) bagaimana kamu beramal.

10-15: Dan apabila dibacakan kepada mereka itu ayat-ayat Kami (Allah) yang jelas, berkatalah orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (Allah): “Datangkanlah al-Qur’an yang selain ini atau gantilah ia.” Katakanlah (wahai Muhammad saw): “Aku tidak berhak menggantikannya mengikut kemahuanku sendiri. Tidak ada yang aku ikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Sesungguhnya aku takut, jika aku menderhakai Rab (Tuhan)ku, (aku akan ditimpa) azab hari yang besar (kiamat).”
10-16: Katakanlah: “Jika Allah kehendaki nescaya aku tidak membacakannya kepada kamu dan Dia (Allah) tidak akan berikan pengertiannya kepada kamu.  Sesungguhnya aku sudah tinggal bersama-sama kamu beberapa lama sebelumnya, apakah kamu tidak fikirkan?”
10-17: Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta atas (nama) Allah atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya (ayat-ayat Allah)? Sesungguhnya orang yang berdosa itu tidak akan berbahagia.

10-18: Dan mereka mempertuhankan sesuatu selain Allah, yang tidak mendatangkan mudarat dan tidak (pula) mendatangkan manfaat kepada mereka, dan mereka katakan: “Mereka (yang kami pertuhankan itu) adalah pemberi syafa’at kepada kami  di sisi Allah.” Katakanlah: “Adakah kamu mahu memberitahu kepada Allah sesuatu yang Dia (Allah) tidak mengetahuinya di langit dan tidak (pula) di bumi?” Subhanahu (Maha Suci Dia), dan Ta’ala (Maha Tinggi) daripada apa yang mereka persekutukan itu.
10-19: Dan manusia dahulunya tidak lain kecuali umat yang satu, tetapi mereka berselisihan. Dan jika tidak kerana ketetapan terdahulu daripada Rab (Tuhan) engkau, nescaya telah diberikan keputusan kepada mereka tentang apa yang mereka perselisihkan itu.
10-20: Dan mereka berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad saw) satu tanda daripada Rab (Tuhan)nya?” Katakanlah: “Sesungguhnya perkara ghaib itu kepunyaan Allah, maka tunggulah kamu dan aku (juga) termasuk orang yang menunggu bersama-sama kamu.”
10-21: Dan apabila Kami (Allah) rasakan kepada manusia suatu rahmat sesudah bahaya menimpa mereka, tiba-tiba mereka berbuat tipu daya terhadap ayat-ayat Kami (Allah). Katakanlah: “Allah lebih cepat pada (melakukan) tipu daya.” Sesungguhnya utusan-utusan Kami (Allah) menulis apa yang kamu (jadikan) tipu daya itu.

10-22: Dia (Allah) yang menjadikan kamu boleh berjalan di darat dan di laut, sehingga apabila kamu berada di atas kapal dan kapal itu berlayar dengan (bantuan) angin yang baik, dan mereka bergembira kerananya, (tiba-tiba) datang kepada mereka angin yang kencang disertai ombak (yang besar) daripada segenap penjuru, hinggakan mereka menyangka bahawa mereka telah terperangkap di dalam bahaya, lalu (dalam keadaan yang cemas itu) mereka menyeru kepada Allah dengan mengikhlaskan al-din (agama) kepada-Nya (kepada Allah) semata-mata (tidak meletakkan pergantungan kepada sesuatu yang lain sedikit pun): “Sesungguhnya jika Engkau (Allah) selamatkan kami daripada bahaya ini nescaya kami akan menjadi orang yang bersyukur.”
10-23: Tetapi setelah Dia (Allah) menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka melampaui batas di bumi secara tidak benar. Wahai manusia! Perbuatan melampaui batas kamu itu akan menimpa diri kamu sendiri; (apa yang kamu kecapi) hanyalah kesenangan hidup di dunia (yang sementara), kemudian kamu akan kembali kepada Kami (Allah), lalu Kami (Allah) ceritakan apa yang telah kamu lakukan.

10-24: Perumpamaan kehidupan dunia ini adalah seperti air yang Kami (Allah) turunkan dari langit, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan di bumi, antaranya dimakan oleh manusia dan binatang ternak, sehingga apabila bumi menampakkan keindahannya dan terhias, dan pemiliknya menyangkakan bahawa mereka sudah menguasai (hasil)nya, datanglah perintah Kami (Allah) di waktu malam atau siang, lalu Kami (Allah) jadikannya licin seolah-olah ia (tanaman itu) tidak pernah ada kelmarin. Demikianlah Kami (Allah) jelaskan ayat-ayat itu untuk kaum yang mahu berfikir.
10-25: Dan Allah menyeru (manusia) ke daru’l-salam (negeri yang selamat) dan Dia (Allah) memberi petunjuk kepada sesiapa yang Dia (Allah) kehendaki ke jalan yang lurus.
10-26: (Iaitu) untuk orang yang berbuat baik akan diberikan ganjaran yang baik, dan ditambahkan (ganjarannya), dan wajah mereka tidak akan dikeruhkan oleh kehitaman dan tidak (juga) kehinaan. Mereka itulah penghuni jannah (taman/syurga), mereka kekal di dalamnya.
10-27: Dan orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan kejahatan yang setimpal dengannya (kejahatan itu), dan akan keruhlah (wajah mereka) oleh kehinaan, tidak ada bagi mereka sebarang perlindungan daripada Allah, seakan-akan wajah mereka ditutupi oleh malam yang gelap gelita. Mereka itulah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

10-28: Dan (ingatlah) hari yang Kami (Allah) kumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami (Allah) katakan kepada orang musyrik itu: “Tunggulah di tempat kamu, (iaitu) kamu dan sekutu-sekutu kamu,” lalu Kami (Allah) pisahkan antara mereka, dan berkatalah sekutu-sekutu mereka: “Kamu tidak pernah mempertuhankan kami.”
10-29: “Maka cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dengan kamu, sesungguhnya kami tidak tahu menahu tentang pengabdian kamu (terhadap kami) itu.”
10-30: Di tempat itulah tiap-tiap diri menderita akibat apa yang mereka pernah lakukan, dan mereka dikembalikan kepada Allah, al-Maula (Pelindung) mereka yang sebenarnya, dan hilanglah daripada mereka apa yang mereka telah ada-adakan itu.

10-31: Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepada kamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang menguasai pendengaran dan penglihatan, atau siapakah yang mengeluarkan yang hidup daripada yang mati, dan mengeluarkan yang mati daripada yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah!” Katakanlah: “Apakah kamu tidak mahu bertakwa?”
10-32: Maka itulah Allah, Rab (Tuhan) kamu yang sebenarnya. Apa lagi yang ada sesudah kebenaran kecuali kesesatan, maka ke mana lagi kamu akan dipalingkan?
10-33: Demikianlah telah berlaku kalimah Rab (Tuhan) engkau terhadap orang yang fasik, sesungguhnya mereka tidak mahu beriman.
10-34: Tanyakanlah: “Apakah ada antara sekutu-sekutu kamu yang dapat memulakan kejadian (makhluk) kemudian mengembalikannya?” Katakanlah: “Allah yang memulakan kejadian kemudian Dia (Allah) mengembalikannya, maka ke mana kamu hendak dipalingkan?”
10-35: Katakanlah: “Apakah ada antara sekutu-sekutu kamu yang dapat memberi petunjuk kepada kebenaran?” Katakanlah: “Allah yang memberi petunjuk kepada kebenaran. Jadi, yang memberi petunjuk kepada kebenaran itukah yang lebih berhak diikuti atau yang tidak memberi petunjuk kecuali (jika) ditunjuki?” Mengapa kamu (demikian), bagaimana kamu membuat keputusan?
10-36: Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali sangkaan semata-mata, sesungguhnya sangkaan tidak dapat mengatasi kebenaran. Sesungguhnya Allah adalah al-‘Alim (Maha Mengetahui) akan apa yang mereka lakukan.

10-37: Dan bukanlah al-Qur’an itu sesuatu yang dibuat oleh yang selain Allah, tetapi ia (al-Qur’an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, dan memperjelaskan kitab; tidak ada keraguan padanya, daripada Rab (Tuhan) sekalian alam.
10-38: Atau mereka mahu mengatakan: “Dia (Muhammad saw) yang membuatnya (al-Qur’an).” Katakanlah: “Bawakanlah satu surah yang menyerupai (al-Qur’an) ini, dan panggillah sesiapa sahaja yang dapat kamu panggil selain Allah, jika memang kamu orang yang benar.”
10-39: Bahkan mereka mendustakan apa yang belum jelas pengetahuan mereka mengenainya, dan belum datang kepada mereka pengetahuan tentang keterangannya. Demikian (juga) orang yang sebelum mereka telah mendustakan, maka perhatikan bagaimana kesudahan (nasib) orang yang zalim itu.
10-40: Dan antara mereka ada yang beriman kepadanya (al-Qur’an), dan ada pula yang tidak beriman kepadanya. Dan Rab (Tuhan) engkau lebih mengetahui (perihal) orang yang melakukan kerosakan.

10-41: Dan jika mereka mendustakan engkau, katakanlah: “Bagiku amalku dan bagi kamu amal kamu. Kamu semua bebas daripada apa yang aku amalkan dan aku bebas daripada apa yang kamu amalkan.”
10-42: Dan sebahagian daripada mereka ada yang datang mendengarkan (bacaan) engkau, tetapi apakah engkau dapat menjadikan mendengar orang yang tuli itu, dalam keadaan mereka tidak mahu memikirkan?
10-43: Dan sebahagian daripada mereka ada yang memandang kepada engkau, tetapi adakah engkau dapat memberikan petunjuk kepada orang buta itu, dalam keadaan mereka tidak dapat melihat.
10-44: Sesungguhnya Allah tidak menganiayai manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang menganiayai diri mereka sendiri. 
10-45: Dan (ingatlah) hari yang Dia (Allah) akan mengumpulkan mereka semua, (mereka merasakan) mereka tidak tinggal (di dunia) melainkan sekadar sesaat daripada siang hari. Mereka saling berkenalan (di waktu itu). Sungguh rugilah orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah, dan mereka bukanlah orang yang mendapat petunjuk.

10-46: Dan jika Kami (Allah) perlihatkan kepada engkau sebahagian daripada apa yang Kami (Allah) telah janjikan kepada mereka, atau Kami (Allah) wafatkan engkau, maka kepada Kami (Allah) juga tempat kembali mereka. Kemudian Allah menjadi saksi terhadap apa yang mereka lakukan.
10-47: Dan tiap-tiap umat mempunyai rasul, maka apabila datang rasul mereka, diputuskan (dihukumkan) antara mereka dengan adil, dan mereka tidak dianiaya.
10-48: Dan mereka bertanya: “Bilakah (datangnya) ancaman ini, jika kamu adalah orang yang benar?”
10-49: Katakanlah: “Aku tidak berkuasa ke atas kemudaratan dan tidak (pula) kemanfaatan bagi diriku kecuali apa yang dikehendaki oleh Allah.” Tiap-tiap umat mempunyai ajal (yang ditentukan Allah). Apabila telah sampai ajal mereka, maka mereka tidak dapat meminta ditangguhkan sesaat jua dan tidak (pula) disegerakan.
10-50: Katakanlah: “Tidakkah kamu (dapat) bayangkan (betapa dahsyatnya) jika datang kepada kamu azab-Nya (azab Allah) di waktu malam atau di waktu siang?” Apakah orang yang berdosa itu (masih) meminta disegerakan datangnya (azab yang dijanjikan itu)?
10-51: Apakah setelah berlaku (azab itu) baharu kamu mempercayainya? Apakah sekarang (kamu percaya apabila kamu menerima azab itu), padahal (dahulunya) kamu meminta disegerakan kedatangannya?
10-52: Kemudian dikatakan kepada orang yang zalim: “Kamu rasakan azab yang berkekalan. Adakah kamu dibalas lain daripada apa yang kamu telah usahakan?”
10-53: Dan mereka bertanya kepada engkau: “Adakah ia (azab itu) benar?” Katakanlah: “Benar, demi Rab (Tuhan)ku, sesungguhnya azab itu benar dan kamu tidak akan terlepas daripadanya.”
10-54: Dan sekiranya setiap diri yang zalim itu memiliki segala ada yang di bumi ini, tentu digunakannya buat menebus dirinya. Dan mereka menyembunyikan penyesalan ketika mereka melihat azab. Dan dihukumkan antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dianiaya.
10-55: Ketahuilah, sesungguhnya kepunyaan Allah segala yang di langit dan di bumi. Ingatlah, sesungguhnya janji Allah itu benar, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
10-56: Dia (Allah) yang menghidupkan dan mematikan dan kamu akan dikembalikan kepada-Nya (kepada Allah).

10-57: Wahai manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu pengajaran daripada Rab (Tuhan) kamu dan penawar bagi apa yang dalam dada, dan (juga) petunjuk dan rahmat bagi orang yang beriman.
10-58: Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan dengan rahmat-Nya (rahmat Allah),” maka dengan yang demikianlah hendaknya mereka bergembira. Itulah yang lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.
10-59: Katakanlah: “Bagaimana pendapat kamu tentang apa yang Allah turunkan kepada kamu daripada rezeki (kurniaan Allah), lalu kamu jadikan sebahagiannya haram dan halal?” Katakanlah: “Adakah Allah telah memberi izin kepada kamu (menentukan haram dan halal) atau kamu (sengaja) mengada-adakannya atas (nama) Allah?”
10-60: Dan bagaimanakah sangkaan orang yang mengadakan dusta atas (nama) Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah mempunyai kurnia atas manusia tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur.

10-61: Dan tidaklah kamu berada di dalam sesuatu suasana dan tidaklah kamu membaca sesuatu daripada al-Qur'an, dan (juga) tidaklah kamu melakukan sesuatu perbuatan, melainkan Kami (Allah) menjadi saksi atas kamu ketika kamu melakukannya. Dan tidak ada yang terlepas daripada Rab (Tuhan) engkau walaupun seberat zarah, baik di bumi mahupun di langit, dan tidak (pula) yang lebih kecil daripada itu, dan tidak yang lebih besar, melainkan semuanya ada  dalam kitab yang nyata.

10-62: Ketahuilah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak (pula) mereka berdukacita.
10-63: (Mereka itu ialah) orang yang beriman dan mereka bertakwa.
10-64: Mereka mendapat kegembiraan di dunia dan di akhirat, tidak ada perubahan pada kalimah-kalimah (janji-janji) Allah. Itulah kemenangan yang besar.

10-65: Dan janganlah (membiarkan) kata-kata mereka mendukacitakan engkau, sesungguhnya segala kemuliaan itu kepunyaan Allah. Dia (Allah) adalah al-Sami’ (Maha Mendengar), lagi al-‘Alim (Maha Mengetahui).
10-66: Ketahuilah, sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang di langit dan di bumi. Dan orang yang menyeru sekutu-sekutu mereka selain Allah, mereka tidak mengikuti kecuali sangkaan semata-mata, dan mereka itu tidak lain kecuali orang yang berdusta.
10-67: Dia (Allah) yang menjadikan malam untuk kamu agar kamu beristirehat padanya, dan (dijadikan) siang hari terang benderang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat ayat-ayat (tanda-tanda) bagi kaum yang mahu mendengar (pengajaran).

10-68: Mereka mengatakan Allah mempunyai anak. Subhanahu (Maha suci Dia). Dia (Allah) adalah al-Ghaniy (Maha Kaya); kepunyaan-Nya (kepunyaan Allah) apa yang di langit dan di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Apakah kamu akan mengatakan sesuatu yang kamu tidak ketahui?
10-69: Katakanlah: “Sesungguhnya orang yang mengada-adakan dusta atas (nama) Allah tidak akan menang.”
10-70: (Bagi mereka) kesenangan sebentar di dunia, kemudian mereka kembali kepada Kami (Allah), lalu Kami (Allah) timpakan azab yang sangat berat ke atas mereka disebabkan apa yang telah mereka kufurkan itu.

10-71: Dan bacakan kepada mereka cerita tentang Nuh, ketika dia (Nuh) berkata kepada kaumnya: “Wahai kaumku! Jika kamu berasa berat terhadap kedudukanku dan peringatanku dengan ayat-ayat Allah, maka aku bertawakal kepada Allah. Oleh itu, bulatkanlah tekad kamu dan kumpulkan sekutu-sekutu kamu, kemudian janganlah kamu ragu-ragu dengan keputusan kamu itu, lalu bertindaklah ke atasku (menurut keputusan kamu itu), dan jangan kamu berikan kesempatan kepadaku.”
10-72: “Maka jika kamu berpaling (daripada peringatanku), (sesungguhnya) aku bukan meminta upah daripada kamu, upahku tidak lain melainkan daripada Allah dan aku diperintahkan agar menjadi Muslim (orang yang berserah diri kepada Allah).”
10-73: Maka mereka mendustakan Nuh, lalu Kami (Allah) selamatkannya dan orang yang besertanya di dalam bahtera itu, dan Kami (Allah) jadikan mereka khalifah, dan Kami (Allah) tenggelamkan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (Allah) itu. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang diberi ancaman itu.
10-74: Kemudian, selepasnya (Nuh), Kami (Allah) utuskan beberapa orang rasul kepada kaum mereka. Rasul-rasul itu datang kepada mereka dengan keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka tetap tidak mahu beriman kepada sesuatu yang mereka telah dustakan dahulunya. Demikianlah Kami (Allah) metrai (kunci) hati orang yang melampaui batas.

10-75: Kemudian, sesudah mereka (para rasul itu), Kami (Allah) utuskan Musa dan Harun kepada Fir’awn dan pengikut-pengikutnya dengan (membawa) ayat-ayat Kami (Allah). Mereka menyombongkan diri, mereka itu kaum yang derhaka.
10-76: Ketika datang kepada mereka kebenaran daripada sisi Kami (Allah), mereka berkata: “Ini hanyalah sihir yang nyata.”
10-77: Musa berkata: “Begitukah anggapan kamu terhadap kebenaran apabila ia datang kepada kamu? Adakah ini sihir, sedangkan ahli-ahli sihir tidak mendapat kemenangan?”
10-78: Mereka berkata: “Adakah engkau datang kepada kami untuk memesongkan kami daripada sesuatu yang kami dapati pada nenek moyang kami (mengamalkannya) dan supaya kamu berdua menjadi penguasa di bumi? Dan kami tidak akan mempercayai kamu berdua.”

10-79: Dan Fir’awn berkata: “Bawakan kepadaku sekalian ahli sihir yang handal.”
10-80: Apabila ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka: “Tunjukkanlah apa (sihir) yang kamu mahu pertunjukkan.”
10-81: Setelah mereka pertunjukkan (sihir mereka), Musa berkata: “Apa yang kamu pertunjukkan itu adalah sihir, maka Allah akan membatalkannya. Sesungguhnya Allah tidak akan menjayakan perbuatan orang yang membuat kerosakan.”
10-82: Dan Allah akan membenarkan yang benar dengan kalimah-Nya (kalimah Allah), sekalipun dibenci oleh orang yang berdosa.

10-83: Maka tidak ada yang beriman kepada Musa kecuali anak cucu (pemuda-pemuda) daripada kaumnya kerana (kebanyakan mereka) takutkan Fir’awn dan pengikut-pengikutnya menyeksa mereka. Dan sesungguhnya Fir’awn berbuat sesuka hati di bumi, dan sesungguhnya dia termasuk golongan yang melampaui batas.
10-84: Dan Musa berkata: “Wahai kaumku! Jika kamu memang beriman kepada Allah, maka bertawakallah kepada-Nya (kepada Allah), jika kamu (benar-benar) Muslim (orang yang berserah diri kepada Allah).”
10-85: Mereka berkata: “Kami bertawakal kepada Allah. Rabbana (wahai Tuhan kami)! Janganlah Engkau (Allah) jadikan kami fitnah (tempat penganiayaan) bagi kaum yang zalim itu.”
10-86: “Dan selamatkanlah kami, dengan rahmat Engkau (Allah) daripada kaum yang kafir itu.”

10-87: Dan Kami (Allah) mewahyukan kepada Musa dan saudaranya: “Hendaklah kamu berdua dirikan beberapa buah rumah di Mesir untuk kaum kamu, dan jadikanlah rumah-rumah itu sebagai kiblat, dan dirikanlah solat serta gembirakanlah orang yang beriman.”
10-88: Dan Musa berkata: “Rabbana (wahai Tuhan kami)! Sesungguhnya Engkau (Allah) telah berikan kepada Fir’awn dan pengikut-pengikutnya itu perhiasan dan kekayaan dalam kehidupan dunia. Rabbana (wahai Tuhan kami)! (Yang demikian itu) menyesatkan mereka daripada jalan Engkau (Allah). Rabbana (wahai Tuhan kami)! Musnahkanlah harta benda mereka dan kuncikanlah hati mereka, kerana mereka tidak akan beriman sehingga mereka melihat azab yang pedih itu.”
10-89: Dia (Allah) berfirman: “Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, maka tetaplah kamu berdua (pada jalan yang lurus), dan janganlah kamu berdua ikuti jalan orang yang tidak mengetahui itu.

10-90: Dan Kami (Allah) bawakan Bani Isra’el (melintasi) laut itu, sedang mereka dikejar oleh Fir’awn dan pengikut-pengikutnya kerana hendak (mengenakan) penganiayaan dan permusuhan (kepada Muda dan kaumnya),  sehingga apabila Fir’awn hampir tenggelam dia berkata: “Aku percaya sesungguhnya tidak ada Ilah (Tuhan) melainkan Ilah (Tuhan) yang dipercayai oleh Bani Isra’el, dan aku ini dari (golongan) Muslim (orang yang menyerah diri).”
10-91: Apakah sekarang (baharu kamu mahu percaya?), padahal kamu telah derhaka sebelumnya, dan kamu termasuk orang yang membuat kerosakan?
10-92: Maka pada hari ini Kami (Allah) selamatkan badan kamu, supaya kamu menjadi tanda peringatan bagi orang di belakang kamu. Dan kebanyakan manusia adalah lalai daripada ayat-ayat (tanda-tanda) Kami (Allah).
10-93: Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah letakkan Bani Isra’el pada kedudukan yang baik, dan Kami (Allah) berikan mereka rezeki yang baik-baik. Mereka tidak berselisihan (melainkan) setelah datang kepada mereka pengetahuan. Sesungguhnya Rab (Tuhan) engkau akan memutuskan di antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan itu.

10-94: Maka jika engkau (Muhammad saw) ragu-ragu tentang apa yang Kami (Allah) turunkan kepada engkau (iaitu orang Yahudi mempunyai pengetahuan mengenai kisah-kisah yang diceritakan kepada engkau) itu, maka tanyakanlah kepada orang yang membaca kitab sebelum engkau itu. Sesungguhnya telah datang kepada engkau kebenaran, maka janganlah engkau termasuk orang yang ragu-ragu.
10-95: Dan janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang mendustakan ayat-ayat Allah, (kerana ia menyebabkan) kamu termasuk orang yang rugi.
10-96: Sesungguhnya orang yang telah tetap atas mereka ketentuan Rab (Tuhan) engkau, tidaklah mereka akan beriman.
10-97: Sekalipun datang kepada mereka ayat-ayat, sehingga mereka melihat azab yang pedih.

10-98: Maka mengapa tidak ada (penduduk) suatu negeri yang beriman, di mana iman itu memberi manfaat kepada (penduduk)nya, kecuali kaum 10- (tidak dibinasakan seperti kaum-kaum lain)? Setelah mereka beriman Kami (Allah) lepaskan mereka daripada seksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia dan Kami (Allah) berikan kepada mereka kesenangan sampai kepada waktu yang ditentukan.
10-99: Dan jika Rab (Tuhan) engkau kehendaki tentulah beriman semua orang di bumi ini. Adakah engkau (mahu) memaksa manusia agar mereka semua beriman?
10-100: Dan tidak akan ada seorang jua yang beriman kecuali dengan izin Allah. Dan Dia (Allah) timpakan kekotoran ke atas orang yang tidak mahu berfikir.

10-101: Katakanlah: “Perhatikan apa yang ada di langit dan di bumi.” Dan tidak berguna ayat-ayat (tanda-tanda) dan ancaman bagi kaum yang tidak mahu beriman.
10-102: Maka tidaklah mereka menunggu kecuali (kedatangan apa yang telah menimpa) orang yang terdahulu sebelum mereka. Katakanlah: “Kamu tunggulah dan aku juga bersama kamu, termasuk orang yang menunggu.”
10-103: Kemudian Kami (Allah) selamatkan para rasul Kami (Allah) dan orang yang beriman.. Demikianlah, menjadi kewajipan Kami (Allah) menyelamatkan orang yang beriman.

10-104: Katakanlah: “Wahai sekalian manusia! Sekiranya kamu ragu-ragu terhadap al-din (agama)ku, maka aku tidak mempertuhankan apa yang kamu mempertuhankan selain Allah, tetapi aku mempertuhankan Allah yang (berkuasa) mematikan kamu. Dan aku diperintahkan agar aku termasuk golongan orang yang beriman.”
10-105: “Dan (aku diperintahkan): Tegakkan wajah engkau kepada al-din (agama) ini dengan ikhlas, dan jangan sekali-kali menjadi orang musyrik.”
10-106: “Dan janganlah engkau seru selain Allah, yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudarat kepada engkau. Sekiranya engkau berbuat demikian, engkau termasuk golongan orang yang zalim.”
10-107: Dan jika Allah menimpakan kemudaratan kepada kamu, tidak ada yang (berkuasa) menghilangkannya kecuali Dia (Allah). Dan sekiranya Dia (Allah) berkehendakkan kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menyekat kurnia-Nya (kurnia Allah). Dia (Allah) berikan (kurnia) kepada sesiapa yang Dia (Allah) kehendaki daripada kalangan hamba-hamba-Nya (hamba-hamba Allah). Dan Dia (Allah) adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).

10-108: Katakanlah: “Wahai manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu kebenaran daripada Rab (Tuhan) kamu. Sesiapa mendapat petunjuk, maka petunjuk itu untuk dirinya sendiri. Dan sesiapa sesat, maka kesesatan itu untuk dirinya sendiri. Dan aku ini bukanlah seorang penjaga atas diri kamu.”
10-109: Dan patuhilah apa yang diwahyukan kepada engkau dan bersabarlah sehingga Allah memberikan keputusan. Dan Dia (Allah) adalah sebaik-baik al-Hakim (Penghukum).
 
 
 
LAMAN UTAMA
SURAH HUD