|
JUZUK
15
Surah
17, Surah al-Isra’ (Berjalan Malam) atau Bani Isra’el : 111 ayat.
Bismillahi
al-Rahman al-Rahim (Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani).
17-1:
Subhana (Maha Suci Dia/Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad
saw) pada suatu malam dari al-Masjidi'l-Haram ke al-Masjidi'l-Aqsa, yang
telah Kami (Allah) berkati sekelilingnya, agar Kami (Allah) perlihatkan
kepadanya (Muhammad saw) sebahagian daripada tanda-tanda Kami (Allah).
Sesungguhnya Dia (Allah) adalah al-Sami’ (Maha Mendengar), lagi al-Basir
(Maha Melihat).
17-2:
Dan Kami (Allah) berikan kepada Musa kitab (Tawrat) dan Kami (Allah) jadikannya
petunjuk bagi Bani Isra’el (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong
selain Aku (Allah).”
17-3:
Anak cucu daripada orang yang Kami (Allah) bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya
dia (Nuh) adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.
17-4:
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israel dalam kitab itu: "Sesungguhnya
kamu akan membuat kerosakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan
menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar."
17-5:
Maka apabila datang ketetapan pertama daripada kedua-dua (ketetapan) itu,
Kami (Allah) datangkan kepadamu hamba-hamba Kami (Allah) yang mempunyai
kekuatan yang besar, lalu mereka bermaharajalela di kampung-kampung, dan
itulah ketetapan yang pasti terlaksana.
17-6:
Kemudian Kami (Allah) kembalikan kepada kamu giliran atas (mengalahkan)
mereka, dan Kami (Allah) membantu kamu dengan harta kekayaan dan anak-anak
dan Kami (Allah) jadikan kamu kelompok yang lebih besar.
17-7:
Jika kamu berbuat baik, maka kamu berbuat baik bagi diri kamu sendiri,
dan jika kamu berbuat jahat, maka itu pun untuk diri kamu sendiri juga.
Maka datang pula ketetapan yang akhir (kedua), untuk menyuramkan muka-muka
kamu, dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana mereka memasukinya
pada kali pertama (dahulu), dan mereka membinasakan apa sahaja yang mereka
kuasai.
17-8:
Mudah-mudahan Rab (Tuhan)mu akan melimpahkan rahmat kepadamu; dan sekiranya
kamu kembali (kepada kederhakaan), nescaya Kami (Allah) juga kembali (mengazabkan
kamu), dan Kami (Allah) jadikan Neraka Jahanam penjara bagi orang kafir.
17-9:
Sesungguhnya al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih
lurus dan memberi khabar gembira kepada orang Mukmin yang mengerjakan amal
salih, bahawa bagi mereka (disediakan) pahala yang besar.
17-10:
Dan sesungguhnya orang yang tidak beriman kepada (kehidupan) akhirat, Kami
(Allah) sediakan bagi mereka azab yang pedih.
17-11:
Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana dia berdoa untuk kebaikan.
Dan adalah manusia (bersifat) tergesa-gesa.
17-12:
Dan Kami (Allah) jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami (Allah)
hapuskan tanda malam dan Kami (Allah) jadikan tanda siang itu terang, agar
kamu mencari kurnia daripada Rab (Tuhan)mu, dan supaya kamu mengetahui
bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami (Allah)
terangkan dengan jelas.
17-13:
Dan tiap-tiap manusia itu Kami (Allah) gantungkan (catatan amalnya) sebagai
kalung pada lehernya. Dan Kami (Allah) keluarkan baginya pada hari kiamat
sebuah kitab yang dijumpainya terbuka.
17-14:
Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghisab
terhadapmu.
17-15:
Sesiapa yang mendapat petunjuk, maka sesungguhnya itu adalah petunjuk untuk
dirinya sendiri; dan sesiapa yang sesat maka sesungguhnya kesesatan itu
untuk dirinya sendiri (pula). Dan tidaklah memikul beban seorang pemikul
akan beban orang lain, dan Kami (Allah) tidak akan mengazab sebelum Kami
(Allah) mengutus seorang rasul.
17-16:
Dan jika Kami (Allah) hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami (Allah)
perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati
Allah), tetapi mereka melakukan kefasikan dalam negeri itu, lantaran itu
patutlah berlaku terhadap mereka perkataan (ketentuan Kami/Allah), kemudian
Kami (Allah) hancurkannya (negeri itu) sehancur-hancurnya.
17-17:
Dan berapa banyaknya generasi sesudah Nuh telah Kami (Allah) binasakan.
Dan cukuplah Rab (Tuhan)mu terhadap dosa hamba-hamba-Nya adalah al-Khabir
(Maha Mengerti) lagi al-Basir (Maha Melihat).
17-18:
Sesiapa menghendaki yang segera (kehidupan duniawi), maka Kami (Allah)
segerakan baginya padanya (di dunia ini) apa yang Kami (Allah) kehendaki,
bagi orang yang Kami (Allah) kehendaki. Kemudian Kami (Allah) tentukan
baginya Neraka Jahanam; dia akan memasukinya (dalam keadaan) tercela dan
terusir.
17-19:
Dan sesiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan bersungguh-sungguh berusaha
ke arah itu, sedang dia adalah Mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang
yang usahanya disyukuri (dibalas dengan baik).
17-20:
Kepada masing-masing golongan, baik golongan ini (yang menghendaki akhirat)
mahupun golongan itu (yang menghendaki dunia), daripada pemberian Rab (Tuhan)mu.
Dan pemberian Rab (Tuhan)mu tidak dapat dihalangi.
17-21:
Perhatikanlah bagaimana Kami (Allah) lebihkan sebahagian mereka atas sebahagian
(yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi darjatnya dan lebih
besar keutamaannya.
17-22:
Janganlah kamu adakan ilah (tuhan) yang lain di samping Allah, agar kamu
tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah).
17-23:
Dan Rab (Tuhan)mu telah memerintahkan supaya kamu jangan mempertuhankan
selain Dia (Allah) dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapa kamu.
Jika salah seorang antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut
dalam pemeliharaanmu, maka janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan
"uf" dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka
perkataan yang mulia.
17-24:
Dan hamparkanlah sayap kerendahan dirimu terhadap mereka berdua dengan
kasih sayang dan ucapkanlah: "Rabbi (wahai Tuhanku)! Kasihanilah mereka
berdua, sebagaimana mereka telah memeliharaku di waktu kecil".
17-25:
Rab (Tuhan)mu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang
yang baik, maka sesungguhnya Dia (Allah) terhadap orang-orang yang bertaubat
adalah al-Ghafur (Maha Pengampun).
17-26:
Dan berikanlah kepada keluarga yang dekat akan haknya, dan (juga kepada)
orang miskin dan ibnu’l-sabil (orang yang dalam perjalanan); dan janganlah
kamu membazir dengan boros.
17-27:
Sesungguhnya pemboros itu adalah saudara syaitan, dan syaitan itu adalah
sangat ingkar kepada Rab (Tuhan)nya.
17-28:
Dan jika kamu berpaling daripada mereka untuk memperoleh rahmat daripada
Rab (Tuhan)mu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan
yang lemah lembut.
17-29:
Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu, dan janganlah
(pula) kamu terlalu menghulurkannya kerana itu (membuat) kamu jadi tercela
dan menyesal.
17-30:
Sesungguhnya Rab (Tuhan)mu melapangkan rezeki kepada sesiapa yang Dia (Allah)
kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia (Allah) terhadap hamba-hamba-Nya
(Allah) adalah al-Khabir (Maha Mengerti), lagi al-Basir (Maha Melihat).
17-31:
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut kemiskinan. Kami (Allah)
yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepada kamu. Sesungguhnya
membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.
17-32:
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya ia (zina) itu adalah suatu
perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.
17-33:
Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan
dengan hak (alasan yang benar). Dan sesiapa dibunuh secara zalim, maka
sesungguhnya Kami (Allah) telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya,
tetapi janganlah dia (ahli waris itu) melampaui batas dalam membunuh.
Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan.
17-34:
Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang
lebih baik (bermanfaat) sampai dia dewasa, dan penuhilah janji; sesungguhnya
perjanjian itu ditanya.
17-35:
Dan sempurnakanlah sukatan apabila kamu menyukat dan timbanglah dengan
neraca yang benar. Itulah yang lebih utama dan lebih baik kesudahannya.
17-36:
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan
tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu
akan ditanya mengenainya.
17-37:
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, kerana sesungguhnya
kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan
sampai setinggi gunung.
17-38:
Semua itu kejahatannya pada sisi Rab (Tuhan)mu, lagi amat dibenci.
17-39:
Itulah sebahagian hikmah yang diwahyukan Rab (Tuhan) engkau kepada engkau.
Dan janganlah kamu mengadakan ilah (tuhan) yang lain di samping Allah,
yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam Neraka Jahanam dalam keadaan
tercela lagi dijauhkan.
17-40:
Maka apakah Rab (Tuhan) memilihkan bagimu anak-anak laki-laki sedang Dia
(Allah) sendiri mengambil malaikat sebagai anak-anak perempuan? Sesungguhnya
kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar.
17-41:
Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah ulang-ulangi dalam al-Qur'an ini, agar
mereka selalu ingat, tetapi tidak menambahkan kepada mereka melainkan pelarian
(daripada kebenaran).
17-42:
Katakanlah: "Jika ada ilah (tuhan-tuhan) di samping-Nya (Allah), sebagaimana
yang mereka katakan, nescaya mereka (tuhan-tuhan itu) akan mencari jalan
kepada yang memiliki ‘Arash".
17-43:
Subhanahu wa Ta’ala (Maha Suci dan Maha Tinggi Dia/Allah) daripada apa
yang mereka katakan itu, sangat tinggi, sangat besar!
17-44:
Bertasbih (mengucapkan kesucian) kepada-Nya (kepada Allah) langit yang
tujuh, dan bumi (juga), dan segala yang ada di dalamnya. Dan tidak ada
suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya (Allah), tetapi kamu tidak
mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) adalah al-Halim
(Maha Penyantun), lagi al-Ghafur (Maha Pengampun).
17-45:
Dan apabila engkau membaca al-Qur'an, nescaya Kami (Allah) adakan antara
engkau dan orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat itu, suatu dinding
yang tertutup.
17-46:
Dan Kami (Allah) adakan tutupan atas hati mereka, hingga mereka tidak memahaminya,
dan pada telinga mereka ada penyumbat. Dan apabila engkau menyebut Rab
(Tuhan)mu sahaja dalam al-Qur'an, nescaya mereka berpaling lari ke belakang
(kerana benci).
17-47:
Kami (Allah) lebih mengetahui dalam keadaan bagaimana mereka mendengarkan
engkau, tatkala mereka mendengarkan engkau, dan tatkala mereka berbisik-bisik,
(iaitu) tatkala orang zalim itu berkata: "Tidaklah yang kamu ikuti ini,
melainkan seorang laki-laki yang kena sihir".
17-48:
Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan terhadapmu; maka mereka menjadi
sesat, lantas mereka tidak menemukan jalan.
17-49:
Dan mereka berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan
benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali
sebagai makhluk yang baru?"
17-50:
Katakanlah: "Jadilah kamu sekalian batu atau besi.”
17-51:
“Atau suatu makhluk daripada makhluk yang besar menurut fikiranmu (Allah
tidak mampu membangkitkannya)". Maka mereka akan bertanya: "Siapa yang
akan membangkitkan kami kembali?" Katakanlah: "Yang telah menciptakan kamu
pada kali yang pertama". Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka
kepada engkau dan berkata, "Bilakah itu (akan terjadi)?" Katakanlah: "Mudah-mudahan
ia (waktu dibangkitkan) adalah dekat."
17-52:
Pada hari Dia (Allah) memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya (Allah) sambil
memuji-Nya (Allah), dan kamu menyangka bahawa kamu tidak berdiam (dalam
kubur) kecuali sebentar sahaja.
17-53:
Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku (Allah), bahawa hendaklah mereka mengucapkan
perkataan yang lebih baik (perkataan yang tepat dan benar), kerana sesungguhnya
syaitan itu akan mengganggu antara mereka (menimbulkan salah faham pada
perkataan dan istilah). Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata
bagi manusia.
17-54:
Rab (Tuhan)mu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia (Allah) menghendaki,
Dia (Allah) akan memberi rahmat kepadamu, dan jika Dia (Allah) menghendaki
Dia (Allah) akan mengazabmu. Dan Kami (Allah) tidaklah mengutusmu untuk
menjadi penjaga mereka.
17-55:
Dan Rab (Tuhan)mu lebih mengetahui apa yang (ada) di langit dan di bumi.
Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah lebihkan sebahagian nabi-nabi itu atas
sebahagian (yang lain), dan Kami (Allah) berikan kepada Daud (kitab) Zabur.
17-56:
Katakanlah: "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Dia (Allah)
Maka mereka tidak mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripada
kamu dan tidak pula memindahkannya".
17-57:
Sekalian yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Rab
(Tuhan) mereka, siapa antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah)? Dan
mereka mengharapkan rahmat-Nya (Allah), dan takutkan azab-Nya (Allah);
sesungguhnya azab Rab (Tuhan)mu adalah suatu yang sangat menakutkan.
17-58:
Dan tidak ada suatu negeri pun (yang penduduknya derhaka), melainkan Kami
(Allah) membinasakannya sebelum hari kiamat, atau Kami (Allah) azabkan
(penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis
dalam kitab.
17-59:
Dan tidak ada yang menghalangi Kami (Allah) untuk mengirimkan tanda-tanda,
melainkan kerana ia (tanda-tanda itu) telah didustakan oleh orang terdahulu.
Dan Kami (Allah) telah berikan kepada Samud unta betina itu (sebagai tanda)
yang jelas, tetapi mereka berlaku zalim kepadanya (unta betina itu). Dan
Kami (Allah) tidak memberikan tanda-tanda itu melainkan untuk menggerunkan.
17-60:
Dan (ingatlah), tatkala Kami (Allah) wahyukan kepada engkau bahawa sesungguhnya
Rab (Tuhan)mu meliputi sekalian manusia. Dan Kami (Allah) tidak menjadikan
penglihatan (mimpi) yang telah Kami (Allah) perlihatkan kepada engkau itu,
melainkan sebagai ujian bagi manusia, dan (begitu pula) pohon kayu yang
terkutuk dalam al-Qur'an. Dan Kami (Allah) mempertakut-takutkan mereka,
tetapi yang demikian itu hanyalah menambahkan kederhakaan mereka.
17-61:
Dan (ingatlah), tatkala Kami (Allah) berfirman kepada malaikat: "Sujudlah
kamu kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia (iblis) berkata:
"Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau (Allah) ciptakan daripada
tanah?"
17-62:
Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau
(Allah) muliakan melebihi diriku? Sesungguhnya jika Engkau (Allah)
memberi kesempatan kepadaku sampai hari kiamat, nescaya aku sesatkan keturunannya,
kecuali sebahagian kecil".
17-63:
Dia (Allah) berfirman: "Pergilah! Sesiapa antara mereka yang mengikuti
kamu, maka sesungguhnya Neraka Jahanam adalah balasanmu semua, sebagai
pembalasan yang penuh.
17-64:
Dan perdayakanlah sesiapa yang kamu sanggupi antara mereka dengan ajakanmu,
dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda kamu dan pasukan kamu yang
berjalan kaki, dan bersekutulah dengan mereka pada harta dan anak-anak,
dan berikanlah janji kepada mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh
syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.
17-65:
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku (Allah), kamu tidak dapat berkuasa atas mereka.
Dan cukuplah Rab (Tuhan)mu sebagai al-Wakil (Pelindung)".
17-66:
Rab (Tuhan)mu yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu
mencari sebahagian daripada kurnia-Nya (Allah). Sesungguhnya Dia (Allah)
terhadapmu adalah al-Rahim (Maha Mengasihani).
17-67:
Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, nescaya hilanglah siapa yang
kamu seru kecuali Dia (Allah), tetapi setelah Dia (Allah) menyelamatkan
kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia adalah selalu kufur (tidak
berterima kasih).
17-68:
Maka apakah kamu merasa aman, (padahal Allah berkuasa) menterbalikkan sebahagian
daratan bersama kamu, atau Dia (Allah) meniupkan angin kencang ke atas
kamu? Kemudian kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun bagi kamu.
17-69:
Atau apakah kamu merasa aman daripada dikembalikan-Nya (Allah) kamu kepadanya
(laut) sekali lagi, lalu Dia (Allah) meniupkan atas kamu angin taufan dan
ditenggelamkan-Nya (Allah) kamu disebabkan kekufuran kamu? Dan kamu tidak
akan mendapat seorang penolong pun dalam hal ini terhadap (seksaan) Kami
(Allah).
17-70:
Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah memuliakan anak-anak Adam; Kami (Allah)
angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami (Allah) beri mereka rezeki
daripada yang baik-baik, dan Kami (Allah) lebihkan mereka atas kebanyakan
makhluk yang telah Kami (Allah) ciptakan.
17-71:
(Ingatlah) suatu hari yang Kami (Allah) akan memanggil tiap-tiap manusia
dengan imam (pemimpin) mereka. Dan sesiapa yang diberikan kitabnya di tangan
kanannya, maka mereka itu akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya
sedikit pun.
17-72:
Dan sesiapa yang buta di sini (dunia ini), nescaya di akhirat (nanti) dia
akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat jalan.
17-73:
Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan engkau daripada apa yang telah
Kami (Allah) wahyukan kepada engkau, agar engkau mengada-adakan yang lain
atas Kami (Allah); dan kalau demikian (engkau lakukan) tentulah mereka
menjadikan engkau sahabat yang akrab.
17-74:
Dan kalau Kami (Allah) tidak tetapkan (hati) engkau, nescaya engkau hampir-hampir
condong sedikit kepada mereka.
17-75:
Kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami (Allah) akan rasakan kepada
engkau (seksaan) berlipat ganda semasa hidup (di dunia ini), dan berlipat
ganda (lagi) sesudah mati. Kemudian kamu tidak akan mendapat seorang penolong
pun terhadap Kami (Allah).
17-76:
Dan sesungguhnya mereka hampir membuat engkau gelisah di bumi (Makkah)
ini untuk mengusir engkau daripadanya; dan kalau terjadi demikian, nescaya
sepeninggalan engkau mereka tidak tinggal, melainkan sebentar sahaja.
17-77:
(Demikianlah) suatu ketetapan terhadap orang yang Kami (Allah) utus sebelum
engkau, daripada kalangan para rasul Kami (Allah). Dan tidak akan engkau
dapati perubahan bagi ketetapan Kami (Allah) itu.
17-78:
Dirikanlah solat sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam, dan bacaan
fajar (solat subuh). Sesungguhnya bacaan fajar (solat subuh) itu disaksikan.
17-79:
Dan pada sebahagian malam (bersolat) tahajudlah engkau sebagai suatu tambahan
bagimu. Mudah-mudahan Rab (Tuhan) engkau mengangkat engkau ke tempat yang
terpuji.
17-80:
Dan katakanlah: "Rabbi (wahai Tuhanku)! Masukkanlah daku secara masuk yang
benar, dan keluarkanlah (pula) daku secara keluar yang benar, dan berikanlah
kepadaku daripada sisi Engkau kekuasaan yang menolong.”
17-81:
Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya
yang batil itu (pasti) lenyap.”
17-82:
Dan Kami (Allah) turunkan daripada al-Qur'an sesuatu yang menjadi penawar
dan rahmat bagi orang yang beriman, dan (al-Qur'an itu) tidaklah menambahkan
kepada orang yang zalim selain kerugian.
17-83:
Dan apabila Kami (Allah) berikan kesenangan kepada manusia nescaya berpalinglah
dia dan menjauhkan diri; dan apabila dia ditimpa kesusahan nescaya dia
berputus asa.
17-84:
Katakanlah: "Tiap-tiap orang beramal menurut keadaannya masing-masing".
Maka Rab (Tuhan)mu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
17-85:
Dan mereka bertanya kepada engkau tentang roh. Katakanlah: "Roh itu
termasuk amr (urusan) Rab (Tuhan)ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan,
melainkan sedikit".
17-86:
Dan sesungguhnya jika Kami (Allah) menghendaki, nescaya Kami (Allah) lenyapkan
apa yang telah Kami (Allah) wahyukan kepada engkau, dan kamu tidak akan
mendapatkan seorang pembela pun tentang itu terhadap Kami (Allah).
17-87:
Kecuali kerana rahmat daripada Rab (Tuhan) engkau. Sesungguhnya kurnia-Nya
(Allah) atas engkau adalah besar.
17-88:
Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat
yang serupa al-Qur'an ini, nescaya mereka tidak akan dapat membuat yang
serupa dengannya (al-Qur’an), sekalipun sebahagian mereka menjadi pembantu
bagi sebahagian yang lain".
17-89:
Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah mengulang-ulangkan kepada manusia dalam
al-Qur'an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tetapi kebanyakan manusia tidak
menerima, kecuali mengkufuri(nya).
17-90:
Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepada engkau hingga
engkau memancarkan untuk kami mata air daripada bumi.”
17-91:
“Atau engkau memiliki kebun tamar dan anggur, lalu engkau alirkan sungai-sungai
di celahnya (kebun itu) yang deras alirannya.”
17-92:
“Atau engkau jatuhkan langit berkeping-keping ke atas kami, sebagaimana
engkau katakan, atau engkau datangkan Allah dan malaikat berhadap-hadapan
(dengan kami).”
17-93:
“Atau engkau mempunyai rumah daripada emas, atau engkau naik ke langit.
Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikan engkau itu hingga
engkau turunkan kepada kami sebuah kitab yang kami akan membacanya." Katakanlah:
"Subhana Rabbi (Maha Suci Tuhanku), bukankah aku ini hanya seorang manusia
yang menjadi rasul?"
17-94:
Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang
petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: "Adakah Allah mengutus seorang
manusia menjadi rasul?"
17-95:
Katakanlah: "Kalau seandainya ada para malaikat yang berjalan-jalan di
bumi ini dengan tenteram, nescaya Kami (Allah) turunkan kepada mereka dari
langit seorang malaikat sebagai rasul".
17-96:
Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian.
Sesungguhnya Dia (Allah) terhadap hamba-hamba-Nya (Allah) adalah al-Khabir
(Maha Mengerti), lagi al-Basir (Maha Melihat).”
17-97:
Dan sesiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk,
dan sesiapa yang Dia (Allah) sesatkan, maka sekali-kali kamu tidak akan
mendapat penolong bagi mereka selain-Nya (Allah). Dan Kami (Allah) akan
mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diheret) atas muka mereka dalam keadaan
buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah Neraka Jahanam. Tiap-tiap
kali ia (api neraka itu) akan padam, Kami (Allah) tambahkan bagi mereka
nyalanya.
17-98:
Demikian itulah balasan bagi mereka, kerana sesungguhnya mereka kufur kepada
ayat-ayat Kami (Allah), dan mereka berkata: "Apakah bila kami telah menjadi
tulang belulang dan benda-benda yang hancur, kami akan dibangkitkan kembali
sebagai makhluk yang baru?"
17-99:
Apakah mereka tidak memperhatikan bahawasanya Allah yang menciptakan langit
dan bumi, berkuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka, dan menetapkan
ajal bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya? Maka orang-orang zalim
itu tidak menerimanya, kecuali kufur.
17-100:
Katakanlah: "Kalau seandainya kamu menguasai khazanah rahmat Rab (Tuhan)ku,
nescaya kamu menahannya (khazanah itu), kerana takut (habis) membelanjakannya.
Dan adalah manusia itu sangat bakhil.”
17-101:
Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah memberikan kepada Musa sembilan ayat-ayat
(tanda-tanda) yang nyata, maka tanyakanlah kepada Bani Isra’el, tatkala
dia (Musa) datang kepada mereka, lalu Fir’awn berkata kepadanya (Musa):
"Sesungguhnya berat sangkaanku bahawa engkau, wahai Musa, seorang yang
kena sihir".
17-102:
Dia (Musa) berkata: "Sesungguhnya kamu telah mengetahui, bahawa tiada yang
menurunkannya (sembilan ayat-ayat itu) kecuali Rab (Tuhan) bagi langit
dan bumi, (sebagai bukti-bukti) yang nyata. Dan sesungguhnya berat sangkaanku
bahawa kamu, wahai Fir’awn, akan binasa".
17-103:
Kemudian dia (Fir’awn) hendak mengusir mereka (Musa dan pengikutnya) daripada
bumi (Mesir) itu, maka Kami (Allah) tenggelamkan dia (Fir’awn), serta orang-orang
yang bersama-samanya sekaliannya.
17-104:
Dan Kami (Allah) berfirman sesudah itu kepada Bani Isra’el: "Tinggallah
di bumi (negeri) ini, maka apabila datang janji akhirat, Kami (Allah) akan
bangkitkan kamu (dalam keadaan) bercampur baur".
17-105:
Dan dengan kebenaran Kami (Allah) telah turunkannya (al-Qur'an), dan dengan
kebenaran ia diturunkan. Dan Kami (Allah) tidak mengutus kamu, melainkan
sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.
17-106:
Dan (penurunan) al-Qur'an itu Kami (Allah) pisah-pisahkannya, agar engkau
membacakannya kepada manusia dengan bertenang, dan Kami (Allah) menurunkannya
beransur-ansur.
17-107:
Katakanlah: "Berimanlah kamu kepadanya (al-Qur’an) atau tidak (mahu) beriman
(sama sahaja bagi Allah). Sesungguhnya orang yang diberi pengetahuan sebelumnya,
apabila ia (al-Qur'an) dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas
muka mereka sambil bersujud.”
17-108:
Dan mereka berkata: "Subhana Rabbina (Maha Suci Tuhan kami)! Sesungguhnya
janji Rab (Tuhan) kami pasti terlaksana".
17-109:
Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah
khusyuk.
17-110:
Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah al-Rahman. Dengan (nama) yang mana
sahaja kamu seru, Dia (Allah) mempunyai al-Asma-ul-Husna (nama-nama yang
terbaik). Dan janganlah kamu mengeraskan suara dalam solat kamu, dan janganlah
(pula) merendahkannya, dan carilah antara (kedua-dua) itu suatu jalan (pertengahan)"
17-111:
Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, yang tidak mempunyai anak dan
tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya (Allah), dan tidak ada bagi-Nya
(Allah) pembantu lantaran kelemahan. Dan besarkanlah Dia (Allah) dengan
sebesar-besarnya.
|