Make your own free website on Tripod.com
The JavaScript Source
The JavaScript Source
TERJEMAHAN AL-QURAN

Surah 33, Surah al-Ahzab (Tentera-tentera yang bersekutu) : 73 ayat.

Bismillahi al-Rahman al-Rahim (Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani).
33-1:  Wahai nabi! Bertakwalah kepada Allah dan janganlah engkau menuruti orang kafir dan orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah al-‘Alim (Maha Mengetahui), lagi al-Hakim (Maha Bijaksana). 
33-2:  Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepada engkau daripada Rab (Tuhan) engkau. Sesungguhnya Allah terhadap apa yang kamu kerjakan adalah al-Khabir (Maha Mengerti/Mengenal). 
33-3:  Dan bertawakallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai al-Wakil (Pemelihara).
33-4:  Allah tidak menjadikan bagi seseorang lelaki dua hati dalam rongganya; dan Dia (Allah) tidak menjadikan isteri-isterimu yang kamu ziharkan itu sebagai ibumu, dan Dia (Allah) tidak menjadikan anak angkatmu sebagai anak kandungmu. Yang demikian itu perkataanmu di mulutmu sahaja.  Dan Allah mengatakan yang sebenarnya, dan Dia menunjukkan jalan.
33-5:  Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan nama bapa-bapa mereka, itulah yang lebih adil pada sisi Allah. Maka jika kamu tidak mengetahui bapa-bapa mereka, maka mereka adalah saudara-saudara kamu dalam al-din (seagama) dan maula-maula (hamba yang dimerdekakan) kamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf (tersalah) padanya, melainkan jika disengajakan oleh hat kamu. Dan adalah Allah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).

33-6:  Nabi itu lebih utama bagi orang Mukmin daripada diri mereka sendiri, dan isteri-isterinya (isteri-isteri nabi) adalah ibu-ibu mereka. Dan orang yang mempunyai hubungan darah satu antara sama lain lebih berhak (waris mewarisi) dalam kitab Allah daripada orang Mukmin dan orang Muhajirin, kecuali kalau kamu mahu berbuat baik kepada saudara-saudara kamu. Adalah yang demikian itu telah tertulis dalam kitab.
33-7:  Dan (ingatlah) ketika Kami (Allah) mengambil perjanjian daripada nabi-nabi dan daripada engkau (sendiri), dan daripada Nuh, Ibrahim, Musa dan ‘Isa ibn Maryam Dan Kami (Allah) telah mengambil daripada mereka perjanjian yang teguh. 
33-8:  Agar Dia (Allah) menanyakan kepada orang siddiq (yang benar) tentang kebenaran mereka, dan Dia (Allah) menyediakan azab yang pedih bagi orang kafir. 

33-9:  Wahai orang yang beriman! Ingatlah akan nikmat Allah kepada kamu ketika datang kepada kamu tentera-tentera, lalu Kami (Allah) kirimkan kepada mereka angin dan tentera yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah akan apa yang kamu kerjakan adalah al-Basir (Maha Melihat). 
33-10:  Tatkala mereka datang kepada kamu daripada atas dan daripada bawah kamu, dan ketika kacau bilau penglihatan, dan hati tersendat sampai ke kerongkong, dan kamu menyangka terhadap Allah dengan pelbagai prasangka.
33-11:  Di situlah diuji orang Mukmin, dan digoncangkan dengan goncangan yang sangat. 
33-12:  Dan tatkala orang munafik dan orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: "Allah dan rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipuan.” 
33-13:  Dan tatkala segolongan antara mereka berkata: "Wahai penduduk Yasrib (Madinah)! Tidak ada tempat bagi kamu, maka kembalilah!” Dan sebahagian daripada mereka meminta izin kepada nabi dengan berkata: "Sesungguhnya rumah-rumah kami terdedah (tidak ada penjaga)." Dan bukanlah rumah-rumah itu terdedah, mereka tidak lain hanyalah hendak melarikan diri.
33-14:  Kalau mereka diserang daripada segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya membuat fitnah (khianat), nescaya mereka mengerjakannya; dan mereka tidak akan menunda untuk itu, melainkan disegerakan.
33-15:  Dan sesungguhnya, mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah: Bahawa mereka tidak akan berbalik ke belakang. Dan adalah perjanjian dengan Allah itu akan ditanya. 
33-16:  Katakanlah: "Tidaklah berguna bagi kamu melarikan diri itu, jika kamu melarikan diri daripada maut atau pembunuhan. Dan jika begitu (kamu terhindar daripada kematian), kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sedikit (sebentar)." 

33-17:  Katakanlah: "Siapakah yang dapat melindungi kamu daripada Allah, jika Dia (Allah) menghendaki bencana atas kamu, atau Dia (Allah) menghendaki rahmat untuk kamu?" Dan mereka itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah. 
33-18:  Sesungguhnya Allah mengetahui orang yang menghalangi antara kamu dan yang berkata kepada saudara-saudaranya: "Marilah kepada kami." Dan mereka tidak mendatangi peperangan melainkan sebentar.
33-19:  Mereka bakhil terhadap kamu. Apabila datang ketakutan (bahaya), engkau melihat mereka itu memandang kepada engkau dengan mata yang berputar-putar seperti orang yang pengsan (kerana) akan mati. Dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapuskan amalan mereka. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
33-20:  Mereka mengira (bahawa) golongan-golongan (yang bersekutu) itu belum pergi; dan jika golongan-golongan (yang bersekutu) itu datang, mereka menginginkan kiranya mereka berada bersama-sama orang Arab dusun, sambil menanyakan berita kamu. Dan sekiranya mereka berada bersama kamu, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar sahaja. 

33-21:  Sesungguhnya adalah bagi kamu pada Rasulullah itu teladan yang baik, bagi orang yang mengharapkan Allah dan hari akhirat, dan banyak mengingati Allah.
33-22:  Dan tatkala orang Mukmin melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu, mereka berkata: "Inilah yang dijanjikan Allah dan rasul-Nya kepada kita, dan benarlah Allah dan rasul-Nya.” Dan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali keimanan dan penyerahan.
33-23:  Antara orang Mukmin itu ada orang laki-laki yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah atasnya; maka antara mereka ada yang telah sampai ajalnya (syahid), dan antara mereka ada yang menunggu, dan mereka tidak mengubah (janjinya) dengan (apa juga) perubahan. 
33-24:  Supaya Allah memberikan balasan kepada orang siddiq (yang benar) itu kerana kebenarannya, dan mengazabkan orang munafik jika dikehendaki-Nya (Allah), atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
33-25:  Dan Allah menghalau orang yang kafir itu, (yang keadaan mereka) dengan sakit hati, mereka tidak memperolehi keuntungan. Dan cukuplah Allah (bagi) orang Mukmin (dalam) peperangan. Dan Allah adalah al-Qawiyy (Maha Kuat), lagi al-‘Aziz (Maha Perkasa). 

33-26:  Dan Dia (Allah) menurunkan orang yang membantu mereka (golongan yang bersekutu), daripada Ahli Kitab dari benteng-benteng mereka, dan Dia (Allah) memasukkan rasa takut ke dalam hati mereka; sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan.
33-27:  Dan diwariskan kepada kamu bumi (tanah) mereka, rumah-rumah mereka dan harta benda mereka, dan (juga) bumi (tanah) yang belum kamu memijaknya. Dan Allah terhadap segala sesuatu adalah al-Qadir (Maha Kuasa).

33-28:  Wahai nabi! katakanlah kepada isteri-isteri engkau: "Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya aku berikan kepada kamu mut'ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. 
33-29:  Dan jika kamu sekalian menghendaki Allah dan rasul-Nya serta negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi sesiapa yang berbuat baik antara kamu pahala yang besar.
33-30:  Wahai isteri-isteri nabi! Sesiapa antara kamu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, nescaya akan dilipat gandakan azab kepada mereka dua kali ganda. Dan adalah yang demikian itu mudah bagi Allah.

Juzuk 22

33-31:  Dan sesiapa antara kamu (isteri-isteri nabi) tetap taat kepada Allah dan rasul-Nya, dan beramal yang salih, nescaya Kami (Allah) memberikan kepadanya pahala dua kali ganda, dan Kami (Allah) sediakan baginya rezeki yang mulia. 

33-32:  Wahai isteri-isteri nabi! Kamu bukanlah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu berlemah gemalai ketika berbicara sehingga timbul keinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan yang baik. 
33-33:  Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias (seperti) berhiasnya orang Jahiliyyah dahulu, dan dirikanlah solat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan rasul-Nya. Sesungguhnya Allah hendak menghilangkan kekotoran daripada kamu, wahai “ahlul-bait” (ahli rumah nabi), dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. 
33-34:  Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu daripada ayat-ayat Allah dan hikmah. Sesungguhnya Allah adalah al-Latif (Maha Lembut), lagi al-Khabir (Maha Mengerti/Mengenal).

33-35:  Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang Muslim, dan laki-laki dan perempuan yang Mukmin, dan laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, dan laki-laki dan perempuan yang siddiq (benar), dan laki-laki dan perempuan yang sabar, dan laki-laki dan perempuan yang khusyuk, dan laki-laki dan perempuan yang bersedekah, dan laki-laki dan perempuan yang berpuasa, dan laki-laki dan perempuan yang memelihara kemaluannya, dan laki-laki dan perempuan yang banyak mengingati Allah; Allah telah menyediakan untuk mereka keampunan dan pahala yang besar.

33-36:  Dan tidaklah patut bagi laki-laki Mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan Mukmin, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan sesiapa menderhakai Allah dan rasul-Nya, maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.

33-37:  Dan (ingatlah), tatkala engkau berkata kepada orang yang diberikan nikmat oleh Allah, dan engkau (juga) telah memberikan nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah," sedang engkau menyembunyikan dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan engkau takut kepada manusia, sedangkan Allah jualah yang lebih berhak engkau takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami (Allah) kahwinkan engkau dengan dia, supaya tidak ada keberatan bagi orang Mukmin pada (mengahwini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila dia itu telah menyelesaikan keperluannya terhadap isterinya.  Dan adalah amr (ketetapan) Allah itu mesti dilaksanakan. 
33-38:  Tidak ada suatu keberatan pun atas nabi pada apa yang difardukan (ditetapkan) Allah kepadanya; sebagai Sunnatu’llah (peraturan Allah) pada mereka yang telah berlalu sebelumnya. Dan adalah amr (ketetapan) Allah itu suatu qadar (ketentuan) yang telah diqadarkan (ditetapkan). 
33-39:  (Iaitu) mereka yang menyampaikan risalah-risalah Allah, dan mereka takut kepada-Nya (kepada Allah), dan mereka tiada berasa takut kepada seorang (pun) selain Allah. Dan cukuplah Allah sebagai al-Hasib (Penghitung).
33-40:  Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapa daripada seorang laki-laki  antara kamu, tetapi dia adalah rasul Allah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah terhadap segala sesuatu adalah al-‘Alim (Maha Mengetahui).

33-41:  Wahai orang yang beriman! Berzikirlah (ingatlah) Allah, dengan zikir yang sebanyak-banyaknya.
33-42:  Dan bertasbihlah (sucikanlah) kepada-Nya (kepada Allah) pagi dan petang.
33-43:  Dia (Allah) jualah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya, supaya dikeluarkan kamu daripada kegelapan kepada cahaya. Dan terhadap orang Mukmin, adalah Dia (Allah) al-Rahim (Maha Mengasihani).
33-44:  Penghormatan kepada mereka pada hari mereka menemui-Nya (Allah) ialah: "Salam!" Dan Dia (Allah) menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.

33-45:  Wahai nabi! Sesungguhnya Kami (Allah) mengutuskan engkau untuk menjadi saksi, dan pembawa khabar gembira dan pemberi peringatan. 
33-46:  Dan penyeru kepada Allah dengan izin-Nya (Allah), dan pelita yang menerangi. 
33-47:  Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang- Mukmin bahawa sesungguhnya bagi mereka kurnia yang besar daripada Allah.
33-48:  Dan janganlah engkau mentaati orang yang kafir dan orang munafik itu, janganlah hiraukan gangguan mereka, dan bertawakallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai al-Wakil (Pelindung). 

33-49:  Wahai orang yang beriman! Apabila kamu menikahi perempuan yang beriman, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu mencampurinya, maka tidak ada atas mereka ‘iddah bagimu yang kamu minta menyempurnakannya. Maka berikanlah mereka mut'ah dan lepaskanlah mereka itu dengan cara yang sebaik-baiknya.

33-50:  Wahai nabi! Sesungguhnya Kami (Allah) telah menghalalkan bagi engkau isteri-isteri engkau yang telah engkau berikan mas kahwinnya dan hamba sahaya yang dimiliki oleh tangan kanan engkau, yang engkau perolehi dalam peperangan, yang diserahkan Allah kepada engkau, dan (demikian pula) anak-anak perempuan daripada saudara laki-laki bapa engkau, dan anak-anak perempuan daripada saudara perempuan bapa engkau, dan anak-anak perempuan daripada saudara laki-laki ibu engkau, dan anak-anak perempuan daripada saudara perempuan ibu engkau yang turut berhijrah bersama-sama engkau, dan perempuan Mukmin yang menyerahkan dirinya kepada nabi kalau nabi mahu mengahwininya; sebagai pengkhususan bagi engkau, bukan untuk semua orang Mukmin. Sesungguhnya Kami (Allah) mengetahui apa yang Kami (Allah) fardukan (wajibkan) kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang dimiliki oleh tangan kanan mereka, supaya tidak menjadi kesempitan bagi engkau. Dan adalah Allah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
33-51:  Engkau boleh menangguhkan siapa yang engkau kehendaki antara mereka dan (boleh pula) menggauli siapa yang engkau kehendaki. Dan sesiapa yang engkau ingini daripada perempuan yang telah engkau ceraikan, maka tidak ada dosa atas engkau. Demikian itulah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak berasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang engkau berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang dalam hati engkau. Dan adalah Allah al-‘Alim (Maha Mengetahui), lagi al-Halim (Maha Penyantun).
33-52:  Tidak halal bagi engkau perempuan-perempuan sesudah itu, dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hati engkau, kecuali yang dimiliki oleh tangan kanan engkau.  Dan Allah terhadap segala sesuatu adalah al-Raqib (Maha Mengawasi). 

33-53:  Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah-rumah nabi kecuali bila kamu diizinkan kepada makanan dengan tidak menunggu-nunggu masaknya, tetapi jika kamu dijemput maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjangkan percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu nabi, tetapi dia (nabi) malu kepadamu, padahal Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Dan jika kamu meminta sesuatu kepada mereka (isteri-isteri nabi), maka mintalah daripada belakang tabir. Itulah yang lebih suci bagi hati kamu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti Rasulullah, dan tidak (pula) mengahwini isteri-isterinya sesudahnya, selama-lamanya.  Sesungguhnya yang demikian di sisi Allah adalah amat besar. 
33-54:  Jika kamu melahirkan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya Allah terhadap segala sesuatu adalah al-‘Alim (Maha Mengetahui).
33-55:  Tidak ada dosa atas mereka (isteri-isteri nabi) pada bapa-bapa mereka, anak-anak laki-laki mereka, saudara laki-laki mereka, anak laki-laki daripada saudara laki-laki mereka, anak laki-laki daripada saudara mereka yang perempuan, perempuan-perempuan mereka, dan yang dimiliki oleh tangan kanan mereka, dan hendaklah mereka bertakwalah kamu kepada Allah. Sesungguhnya Allah terhadap segala sesuatu adalah al-Shahid (Maha Menyaksikan).
33-56:  Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk nabi. Wahai orang yang beriman! Berselawatlah kamu untuknya dan salam (mohonkan kesejahteraan) kepadanya yang sebenar salam (penghormatan).
33-57:  Sesungguhnya orang yang menyakiti Allah dan rasul-Nya, dilaknati Allah di dunia dan di akhirat, dan disediakan untuk mereka seksa yang menghinakan.
33-58:  Dan orang yang menyakiti orang Mukmin dan Mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.

33-59:  Wahai nabi! Katakanlah kepada isteri-isteri engkau, dan anak-anak perempuan engkau, dan isteri-isteri orang Mukmin: "Hendaklah mereka menutupkan jilbab (baju panjang) atas (tubuh) mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, kerana itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
33-60:  Sesungguhnya jika tidak berhenti orang munafik, dan orang yang berpenyakit dalam hatinya, dan orang yang menyebarkan fitnah di Madinah, nescaya Kami (Allah) akan perintahkan engkau terhadap mereka, kemudian mereka tidak lagi menjadi tetangga engkau melainkan dalam waktu yang sebentar. 
33-61:  Mereka terlaknat, di mana sahaja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan dahsyat.
33-62:  Sunnatu’llah  (ketentuan Allah) pada orang yang telah terdahulu sebelum (engkau), dan sekali-kali tidak akan didapati perubahan pada Sunnatu’llah.

33-63:  Manusia bertanya kepada engkau tentang saat (hari kiamat). Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang itu hanya di sisi Allah." Dan tahukah engkau boleh jadi saat (hari kiamat) itu sudah dekat? 
33-64:  Sesungguhnya Allah melaknati orang kafir dan menyediakan bagi mereka sa’ir (api yang menyala-nyala). 
33-65:  Mereka kekal dalamnya selama-lamanya, mereka tidak memperolehi pelindung dan tidak (pula) penolong.
33-66:  Pada hari muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, sekiranya kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada rasul."
33-67:  Dan mereka berkata: "Rabbana (wahai Tuhan kami)! Sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami daripada jalan.”
33-68:  "Rabbana (wahai Tuhan kami)! Timpakanlah kepada mereka azab dua kali ganda dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar."

33-69:  Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu (menjadi) seperti orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya daripada tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia pada sisi Allah adalah seorang yang terhormat. 
33-70:  Wahai orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan katakanlah perkataan yang tepat. 
33-71:  Nescaya Allah memperbaiki bagi kamu amalan kamu, dan mengampuni bagi kamu dosa-dosa kamu.  Dan sesiapa mentaati Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya dia telah mendapat kemenangan yang besar. 

33-72:  Sesungguhnya Kami (Allah) telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikulnya, dan mereka berasa takut terhadapnya, dan dipikulnya oleh insan (manusia). Sesungguhnya dia amat zalim dan amat jahil. 
33-73:  Sehingga Allah mengazab orang munafik laki-laki dan perempuan, dan orang musyrik laki-laki dan perempuan; dan Allah menerima taubat orang Mukmin laki-laki dan perempuan. Dan Allah adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
 
 
LAMAN UTAMA
SURAH SABA'