Make your own free website on Tripod.com
The JavaScript Source
The JavaScript Source
  TERJEMAHAN AL-QURAN

Surah 6, Surah al-An’am (Binatang ternak) : 165 ayat.

Bismillahi al-Rahman al-Rahim (Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani).
6-1: Alhamdulillah (segala puja dan puji hanya untuk Allah) yang telah menciptakan langit dan bumi, dan telah mengadakan gelap dan cahaya; kemudian orang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Rab (Tuhan) mereka.
6-2: Dia (Allah) yang telah menciptakan kamu daripada tanah, kemudian Dia (Allah) menentukan suatu ajal (kematian) dan suatu lagi ajal (kiamat) yang ada di sisi-Nya (sisi Allah). Kemudian kamu masih (juga) ragu-ragu.
6-3: Dan Dia adalah Allah, di langit dan di bumi; Dia (Allah) mengetahui rahsia kamu dan yang kamu zahirkan, dan mengetahui apa yang kamu usahakan.

6-4: Dan tidak datang satu ayat daripada ayat-ayat Rab (Tuhan) mereka, melainkan mereka berpaling daripadanya.
6-5: Sesungguhnya mereka mendustakan kebenaran ketika kebenaran itu datang kepada mereka. Justeru, kelak akan datang kepada mereka berita tentang apa yang mereka perolok-olokkan itu.
6-6: Apakah mereka tidak perhatikan berapa banyak generasi yang Kami (Allah) telah binasakan sebelum mereka, (padahal) Kami (Allah) telah berikan kepada mereka (generasi yang telah binasa itu) kekuasaan yang teguh di bumi yang Kami (Allah) tidak berikan kepada kamu. Dan Kami (Allah) telah mencurahkan hujan lebat kepada mereka dan Kami (Allah) telah terbitkan sungai-sungai yang mengalir di bawah mereka, lalu Kami (Allah) telah binasakan mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan Kami (Allah) lahirkan generasi lain selepas mereka.

6-7: Dan sekiranya Kami (Allah) turunkan kepada mereka sebuah kitab di atas kertas, yang mereka boleh pegang dengan tangan mereka namun, orang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata.”
6-8: Dan mereka berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad saw) malaikat?” Padahal jika Kami (Allah) turunkan malaikat tentulah urusan diputuskan, kemudian mereka tidak akan diberi tangguh.
6-9: Dan jika Kami (Allah) jadikannya (rasul itu) seorang malaikat, tentu Kami (Allah) jadikannya seorang lelaki, dan tentulah (pula) Kami (Allah) jadikan mereka ragu-ragu sebagaimana mereka (sekarang) ragu-ragu.

6-10: Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum engkau (wahai Muhammad saw), lalu diturunkan kepada orang yang memperolok-olokkan di kalangan mereka itu (balasan terhadap) apa yang mereka perolok-olokkan itu.
6-11: Katakanlah: “Berjalanlah kamu di bumi, kemudian perhatikan bagaimana kesudahan orang yang mendustakan itu.”
6-12: Katakanlah: “Milik siapakah segala yang di langit dan di bumi?” Katakanlah: “Milik Allah!” Dia (Allah) telah menetapkan pada Diri-Nya (Diri Allah) akan memberi rahmat. Sesungguhnya akan dikumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan tentangnya. Orang yang telah merugikan diri sendiri itu bukanlah mereka orang yang beriman.

6-13: Dan kepunyaan-Nya (kepunyaan Allah) apa yang diam pada malam hari dan siangnya. Dan Dia (Allah) adalah al-Sami’ (Maha Mendengar), lagi al-‘Alim (Maha Mengetahui).
6-14: Katakanlah: “Adakah (patut) aku menjadikan selain Allah sebagai pelindung, sedangkan Dia (Allah) yang memberi makan dan bukan Dia (Allah) yang diberi makan?” Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan agar menjadi orang yang mula-mula Muslim (menyerah diri), dan jangan sekali-kali menjadi orang musyrik (mempersekutukan Allah).”
6-15: Katakanlah: “Sesungguhnya aku takutkan azab pada hari yang besar (hari kiamat), sekiranya aku derhaka kepada Allah.”
6-16: Dan sesiapa dilindungi daripada azab pada hari itu, maka sesungguhnya Dia (Allah) telah memberikan rahmat kepadanya, dan itulah kemenangan yang nyata.
6-17: Dan jika Allah menimpakan bencana ke atas kamu nescaya tidak ada sesiapa mampu melepaskannya kecuali Dia (Allah) sendiri. Dan sekiranya Dia (Allah) mengurniakan kebaikan kepada kamu, maka (hal demikian) adalah Dia (Allah) atas segala sesuatu adalah al-Qadir (Maha Berkuasa).
6-18: Dan Dia (Allah) adalah al-Qahhar (Maha Keras) terhadap hamba-hamba-Nya (hamba-hamba Allah) dan Dia (Allah) adalah al-Hakim (Maha Bijaksana), lagi al-Khabir (Maha Mengenal).
6-19: Katakanlah: “Siapakah yang lebih bear persaksiannya?” Katakanlah: “Allah yang menjadi saksi antara aku dengan kamu. Dan diwahyukan al-Qur’an kepadaku agar aku beri peringatan kepada kamu dan kepada orang yang sampai (al-Qur’an kepadanya), adakah kamu menyaksikan ada ‘arbab’ (tuhan-tuhan) lain beserta Allah?” Katakanlah: “Aku tidak menyaksikan (yang demikian).” Katakanlah: “Sesungguhnya hanya Dia (Allah) Ilah (Tuhan), al-Wahid (Maha Esa) dan aku berlepas diri daripada apa yang kamu sekutukan.”

6-20: Orang yang Kami (Allah) berikan kitab kepada mereka sangat mengenalinya (Muhammad saw) seperti mereka mengenali anak-anak mereka sendiri. Mereka telah merugikan diri sendiri, bukanlah mereka orang yang beriman.
6-21: Dan siapakah orang yang lebih zalim daripada orang yang mengadakan kedustaan atas nama Allah, atau mendustakan ayat-ayat-Nya (ayat-ayat Allah)? Sesungguhnya orang yang zalim itu tidak akan beruntung.
6-22: Dan (ingatlah) hari yang Kami (Allah) akan kumpulkan mereka semua dan Kami (Allah) akan katakanlah kepada mereka: “Di manakah sekutu-sekutu kamu itu yang kamu menganggapnya (sekutu Allah)?”
6-23: Kemudian itu, tidak ada fitnah (akibat) atas mereka kecuali mereka berkata (secara dusta): “Demi Allah, Rab (Tuhan) kami, bukanlah kami orang yang musyrik.”
6-24: Lihatlah bagaimana mereka berdusta atas diri mereka sendiri, dan telah hilang daripada mereka apa yang mereka ada-adakan itu.

6-25: Dan di kalangan mereka ada orang yang mendengarkan (pengajaran) engkau tetapi Kami (Allah) telah adakan tutupan atas hati mereka, lalu menghalang (mereka menerimanya), dan pada telinga mereka ada penyumbat, walaupun mereka melihat ayat-ayat (bukti kebenaran) namun, mereka tidak mempercayainya, hinggakan mereka datang kepada engkau untuk mempertikaikan engkau, lalu orang kafir itu berkata: “Ini (berita daripada al-Qur’an) hanyalah dongengan orang dahulu.”
6-26: Dan mereka menghalang (orang lain) daripadanya (mendengarkan pengajaran Rasulullah saw), dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya. Dan tiada yang mereka binasakan kecuali diri mereka sendiri namun, mereka tidak sedar.
6-27: Dan (betapa menggerunkan) jika engkau melihat (keadaan) mereka tatkala mereka dihadapkan ke pinggir neraka, lalu mereka berkata: “Alangkah baiknya jika kami dikembalikan (ke dunia) supaya kami tidak mendustakan ayat-ayat Rab (Tuhan) kami dan kami menjadi orang yang beriman.”
6-28: Bahkan telah nyata kepada mereka apa yang mereka sembunyikan dahulu, tetapi sekali pun mereka dikembalikan (ke dunia) nescaya mereka akan mengulangi perbuatan yang dilarang kepada mereka, kerana sesungguhnya mereka adalah pendusta-pendusta.
6-29: Dan (sewaktu hidup) mereka berkata: “Tidak ada kehidupan kecuali kehidupan di dunia sahaja, dan kita tidak akan dibangkitkan (pada hari kiamat).”
6-30: Dan (alangkah hebatnya) jika engkau melihat tatkala mereka dihadapkan kepada Rab (Tuhan) mereka. Dia (Allah) berfirman: “Bukankah ini (dibangkitkan semula) satu kebenaran?” Mereka menjawab: “Memang benar, demi Rab (Tuhan) kami.” Dia (Allah) berfirman: “Rasakan azab ini lantaran kamu telah kufur.”

6-31: Sungguh rugilah orang yang menafikan pertemuan dengan Allah, sehingga tatkala datang saat (kiamat) itu secara tiba-tiba mereka berkata: “Alangkah menyesalnya kami kerana mengabaikan tentang (pertemuan) ini,” (dalam keadaan) mereka memikul dosa-dosa mereka di atas bahu mereka, amat buruk apa yang mereka pikulkan itu.
6-32: Dan kehidupan dunia ini bukan lain melainkan permainan dan kelalaian, dan sesungguhnya negeri akhirat itulah yang sebaik-baiknya bagi orang yang bertakwa. Oleh itu, apakah kamu tidak mahu fikirkan?

6-33: Sesungguhnya Kami (Allah) mengetahui bahawa perkataan mereka itu mendukacitakan engkau lantaran mereka mendustakan engkau, tetapi (sebenarnya) orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.
6-34: Dan sesungguhnya telah didustakan beberapa rasul sebelum engkau, tetapi mereka bersabar menghadapi pendustaan dan penganiayaan daripada mereka, sehinggalah pertolongan Kami (Allah) sampai kepada mereka. Dan tidak ada yang mampu mengubah kalimah-kalimah (ketentuan) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepada engkau sebahagian daripada berita (mengenai) para rasul itu.
6-35: Dan jika penolakan mereka sangat menekankan (jiwa) engkau, maka sekiranya engkau berupaya, buatlah lubang di bumi atau tangga ke langit, lalu engkau bawakan ayat-ayat (mukjizat) kepada mereka (buatlah demikian jika engkau mampu); sedangkan jika Allah kehendaki Dia (Allah, berupaya) mengumpulkan mereka kepada petunjuk, oleh itu janganlah engkau termasuk golongan yang jahil.
6-36: Sesungguhnya orang yang mahu menyahut (seruan Allah) hanyalah mereka yang mendengar (terbuka hati mereka), sedangkan orang yang mati (hati) itu, mereka akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian mereka akan dikembalikan kepada-Nya (kepada Allah).
6-37: Dan mereka berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad saw) satu ayat (mukjizat) daripada Rab (Tuhan)nya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah berkuasa menurunkan suatu ayat (mukjizat) namun, kebanyakan manusia tidak mengerti.”

6-38: Dan tidak ada binatang di bumi atau burung-burung yang terbang dengan kedua-dua sayapnya, melainkan (masing-masing itu) adalah umat seperti kamu; tiada sesuatu jua yang Kami (Allah) tertinggal dalam kitab. Kemudian mereka akan dikumpulkan kepada Rab (Tuhan) mereka.
6-39: Dan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (Allah) adalah tuli dan bisu, (berada) dalam gelap gelita. Sesiapa yang Allah kehendaki nescaya akan disesatkan-Nya (disesatkan Allah), dan sesiapa yang Allah kehendaki nescaya akan diletakkan-Nya (diletakkan Allah) di atas jalan yang lurus.
6-40: Katakanlah: “Cubalah katakanlah kepadaku, sekiranya datang azab Allah kepada kamu, atau datang hari kiamat kepada kamu, apakah kamu akan menyeru yang selain Allah, jika kamu benar-benar beriman”
6-41: Bahkan, Dia (Allah) jua yang kamu seru, lalu Dia (Allah) lepaskan kamu daripada bahaya yang kamu seru (minta dilepaskan) itu, sekiranya Dia (Allah) kehendaki (demikian), dan (dalam suasana demikian) kamu melupakan apa yang kamu sekutukan (dengan Allah).

6-42: Dan sesungguhnya Kami (Allah) telah mengutuskan (para rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, Kami (Allah) timpakan kepada mereka kesengsaraan dan kesusahan agar mereka merendahkan diri.
6-43: Mengapakah mereka enggan merendahkan diri ketika datang kepada mereka musibah daripada Kami (Allah) itu? Sungguh keras hati mereka, malah perbuatan mereka (yang buruk itu) diperlihatkan sebagai elok oleh syaitan-syaitan.
6-44: Ketika mereka (dalam keadaan) melupakan peringatan yang diberikan kepada mereka, Kami (Allah) bukakan pintu-pintu (kesenangan) bagi segala sesuatu, sehingga mereka terlalu gembira dengan apa yang diberikan kepada mereka itu. (Sedang mereka asyik berseronok-seronok itu) Kami (Allah) timpakan bencana kepada mereka secara tiba-tiba, lantas mereka menjadi berputus asa.
6-45: Maka dihapuskan seluruhnya kaum yang zalim itu. Segala puji bagi Allah, Rab (Tuhan) sekalian alam.

6-46: Katakanlah: “Apa pendapat kami jika Allah hilangkan pendengaran dan penglihatan kamu, dan dimetrai hati kamu? Siapakah selain Allah (berkuasa) mengembalikannya kepada kamu? Perhatikanlah, bagaimana Kami (Allah) mengulang-ulangi ayat-ayat (bukti dan peringatan) itu namun, mereka tetap juga berpaling.
6-47: Katakanlah (wahai Muhammad saw): “Apa pendapat kamu jika datang azab Allah kepada kamu secara tiba-tiba atau terang-terangan?” Tidaklah yang akan dibinasakan melainkan orang yang zalim.
6-48: Dan Kami (Allah) tidak utuskan para rasul melainkan untuk menyampaikan khabar gembira dan (juga) memberi ancaman. Sesiapa beriman dan melakukan perbaikan nescaya mereka bebas daripada ketakutan dan dukacita.
6-49: Dan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (Allah), akan ditimpakan kepada mereka azab, disebabkan mereka berbuat fasik.

6-50: Katakanlah (wahai Muhammad saw): “Aku tidak mendakwa bahawa di sisiku ada perbendaharaan Allah. Dan aku tidak mengetahui perkara yang ghaib, dan aku tidak mengakui bahawa aku ini seorang malaikat. Apa yang aku ikuti hanyalah apa yang diwahyukan kepadaku.” Katakanlah: “Apakah sama orang buta dengan orang yang boleh melihat? Apakah kamu tidak fikirkan?”
6-51: Dan berilah peringatan dengannya (al-Qur’an) kepada orang yang takut (menghadapi saat) akan dikumpulkan kepada Rab (Tuhan) mereka. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung selain Allah dan (juga) tidak ada penolong. Mudah-mudahan mereka bertakwa.
6-52: Dan janganlah kamu usirkan orang yang menyeru Rab (Tuhan) mereka pada waktu pagi dan petang, sedang mereka menginginkan wajah Rab (Tuhan) mereka. Tidak ada (tanggungjawab) engkau ke atas perhitungan (amalan) mereka, dan tidak ada (tanggungjawab) mereka ke atas perhitungan (amalan) engkau, maka jika engkau usir mereka jadilah engkau termasuk golongan orang yang zalim.
6-53: Dan demikianlah Kami (Allah) menguji sebahagian daripada mereka dengan sebahagian yang lain, sehingga mereka berkata: “Adakah orang ini yang dikurniakan (nikmat) oleh Allah kepada mereka antara kita?” Bukankah Allah lebih mengetahui siapakah yang bersyukur?

6-54: Dan jika orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami (Allah) datang kepada engkau, maka katakanlah: “Kesejahteraan atas kamu. Rab (Tuhan) kamu menetapkan pada Diri-Nya (Diri Allah) akan memberi rahmat, bahawa sesiapa antara kamu melakukan kejahatan kerana kejahilan, kemudian dia bertaubat serta memperbaiki diri sesudah itu, maka sesungguhnya Dia (Allah) adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
6-55: Dan demikianlah Kami (Allah) menjelaskan ayat-ayat (peraturan) itu agar menjadi jelas jalan (yang perlu diambil) oleh orang yang melakukan dosa.
6-56: Katakanlah: “Sesungguhnya aku dilarang mengabdikan diriku kepada apa yang kamu abdikan dirimu selain Allah.” Katakanlah: “Aku tidak akan menuruti keinginan kamu, (kerana) jika aku berbuat demikian sungguh tersesatlah aku serta aku tidak akan tergolong sebagai orang yang diberi petunjuk.”
6-57: Katakanlah: “Sesungguhnya aku berpegang kepada keterangan yang nyata daripada Rab (Tuhan)ku, tetapi kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa yang kamu minta disegerakan ketibaannya itu, kerana tidak ada yang memutuskan kecuali Allah. Dia (Allah) yang menerangkan kebenaran dan Dia (Allah) sahaja sebaik-baik yang memberi keputusan.
6-58: Katakanlah (wahai Muhammad saw): “Jika ada padaku apa yang kamu minta disegerakan ketibaannya itu, tentulah berlaku keputusan urusan antara aku dengan kamu, dan Allah lebih mengetahui siapakah orang yang zalim.”

6-59: Dan pada sisi-Nya (sisi Allah) kunci-kunci semua yang ghaib, tidak ada yang mengetahuinya melainkan Dia (Allah), dan Dia (Allah) mengetahui apa yang di daratan dan yang di lautan. Dan tidak gugur sehelai daun melainkan dengan pengetahuan-Nya (pengetahuan Allah), dan tidaklah sebutir biji dalam kegelapan bumi, tidak yang basah dan tidak yang kering, melainkan ada dalam kitab yang nyata.
6-60: Dan Dia (Allah) yang memegang (menidurkan) kamu pada waktu malam dan Dia (Allah) mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia (Allah) membangunkan kamu untuk disempurnakan waktu (umur) yang telah ditentukan. Kemudian kamu dikembalikan kepada-Nya (kepada Allah), lalu Dia (Allah) memberitahu kamu apa yang telah kamu kerjakan.
6-61: Dan Dia (Allah) adalah al-Qahhar (Maha Perkasa) ke atas hamba-hamba-Nya (hamba-hamba Allah), dan Dia (Allah) kirimkan kepada kamu penjaga (malaikat), sehingga apabila datang kematian kepada sesiapa antara kamu, dia dimatikan oleh utusan-utusan Kami (Allah), dan mereka (utusan-utusan) itu tidak sekali-kali cuai.
6-62: Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Maula (Penguasa) mereka yang sebenarnya. Ketahuilah bahawa kepunyaan-Nya (kepunyaan Allah) segala hukum, dan Dia (Allah) adalah al-Hasib (Penghitung) paling cekap.
6-63: Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu daripada bencana di darat dan di laut? Kamu bermohon kepada-Nya (kepada Allah) dengan merendah diri dan merayu: Jika Dia (Allah) selamatkan kami daripada (bencana) ini, nescaya kami akan menjadi orang yang bersyukur.”
6-64: Katakanlah: “Allah yang menyelamatkan kamu daripadanya (bencana itu) dan daripada setiap kesusahan, tetapi selepas itu kamu (kembali) mempersekutukan-Nya (mempersekutukan Allah).”
6-65: Katakanlah: “Dia (Allah) yang berkuasa menimpakan azab kepada kamu, dari atas kamu dan dari bawah kaki kamu, atau menjadikan kamu berpuak-puak, dan menimpakan kepada sebahagian daripada (kesengsaraan akibat) kebencian sebahagian yang lain. Perhatikanlah bagaimana Kami (Allah) menjelaskan ayat-ayat itu agar kamu mengerti.
6-66: Dan kaum engkau telah mendustakannya, padahal ia (azab) itu benar. Katakanlah (wahai Muhammad saw): “Bukanlah aku berkuasa (mengenakan hukuman) ke atas kamu.”
6-67: Bagi tiap-tiap perkhabaran (yang dibawa oleh para rasul) ada masa ketentuannya (berlaku), dan kamu akan mengetahuinya sendiri kelak.

6-68: Dan apabila kamu melihat (iaitu kamu ada bersama) orang yang memperolok-olokkkan ayat-ayat Kami (Allah), tinggalkanlah mereka sehingga mereka memperkatakan perkara yang lain. Dan jika syaitan membuat kamu lupa (menyebabkan kamu terus duduk bersama mereka), maka apabila kamu ingat janganlah kamu duduk-duduk bersama kaum yang zalim itu.
6-69: Dan tidaklah ada (tanggungjawab) atas orang yang bertakwa terhadap perhitungan (amalan) mereka (kaum yang zalim itu), tetapi hanyalah memberi peringatan agar mereka terpelihara.
6-70: Dan tinggalkanlah orang yang menjadikan al-din (agama) mereka sebagai permainan dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Dan peringatkan mereka dengannya (al-Qur’an) agar setiap diri terpelihara daripada terjerumus disebabkan usahanya. Tidak ada baginya pelindung dan tidak ada (juga) penolong selain Allah. Dan sekalipun dia (orang yang terjerumus itu) mahu menebus dengan segala macam penebusan namun, tidak akan diterima daripadanya. Mereka itulah orang yang dijerumuskan disebabkan apa yang mereka usahakan. Bagi mereka minuman daripada air yang mendidih dan azab yang sangat pedih disebabkan kekufuran mereka.

6-71: Katakanlah (wahai Muhammad saw): “Apakah kita akan menyeru yang selain Allah, sesuatu yang tidak (berupaya) memberi manfaat dan tidak memberi mudarat kepada kita? Dan apakah kita akan dipalingkan di atas tumit kita setelah kita diberi petunjuk oleh Allah, seperti orang yang dirasuki oleh syaitan-syaitan di bumi (yang menyebabkan) kebingungan, sedangkan dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada petunjuk: Marilah bersama-sama kami.” Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah sebenar petunjuk dan kami diperintahkan agar ‘aslim’ (berserah diri) kepada Rab (Tuhan) sekalian alam.”
6-72: Dan hendaklah kamu mendirikan solat serta bertakwa kepada-Nya (kepada Allah). Dan kamu semua akan dikumpulkan kepada-Nya (kepada Allah).
6-73: Dan Dia (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan benar, dan pada hari yang Dia (Allah) berfirman: “Jadilah,” maka jadilah ia. Kata-kata-Nya (kta-kata Allah) adalah benar, dan kepunyaan-Nya (kepunyaan Allah) kekuasaan pada hari ditiup sangkakala. Dia (Allah) mengetahui yang ghaib dan yang nyata, dan Dia (Allah) adalah al-Hakim (Maha Bijaksana, lagi al-Khabir (Maha Mengenal).

6-74: Dan (ingatlah) tatkala Ibrahim berkata kepada bapanya Azar: “Adakah patut kamu menjadikan berhala-berhala sebagai ‘arbab’ (tuhan-tuhan)? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaum kamu berada di dalam kesesatan yang nyata.”
6-75: Dan demikian pula Kami (Allah) perlihatkan kepada Ibrahim kerajaan langit dan bumi agar dia menjadi orang yang benar-benar yakin.
6-76: Maka apabila malam telah gelap menyelubunginya dia (Ibrahim) melihat bintang, lalu dia berkata: “Inikah Rab (Tuhan)ku?” Setelah bintang itu hilang, dia berkata: “Aku tidak suka kepada yang terbenam.”
6-77: Maka apabila dia melihat bulan terbit dia berkata: “Inikah Rab (Tuhan)ku?” Sesudah bulan itu hilang, dia berkata: “Jika Rab (Tuhan)ku tidak memberi petunjuk kepadaku nescaya aku termasuk golongan yang sesat.”
6-78: Ketika dia melihat matahari terbit dia berkata: “Inikah Rab (Tuhan)ku? Ini lebih besar.” Apabila ia (matahari) terbenam, dia (Ibrahim) berkata: “Wahai kaumku! Sesungguhnya aku berlepas diri daripada apa yang kamu persekutukan.”
6-79: “Sesungguhnya dengan ikhlas aku hadapkan wajahku kepada yang menjadikan langit dan bumi, dan bukanlah aku daripada golongan musyrik (orang yang mempersekutukan Allah).”

6-80: Dan dia (Ibrahim) dibantah oleh kaumnya. Dia (Ibrahim) berkata: “Apakah kamu hendak membantah aku tentang Allah? Padahal Dia (Allah) telah memberi petunjuk kepadaku an aku tidak gentar kepada apa yang kamu persekutukan dengan-Nya (dengan Allah) itu, kecuali jika Rab (Tuhan)ku berkehendak (melakukan) sesuatu. Rab (Tuhan)ku itu ilmu-Nya (ilmu Allah) meliputi segala sesuatu. Apakah kamu tidak mahu ingat?”
6-81: “Dan bagaimana aku akan takut kepada apa yang kamu sekutukan itu, sedangkan kamu tidak takut bahawa kamu sekutukan dengan Allah sesuatu yang tidak diturunkan kepada kamu keterangan mengenainya? Maka antara dua golongan itu siapakah yang berhak memperolehi keamanan, jika kamu mengetahui?”
6-82: Orang beriman yang tidak mencampurkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), bagi mereka adalah keamanan dan mereka itulah yang mendapat petunjuk.
6-83: Dan itulah hujjah Kami (Allah) yang Kami (Allah) berikan kepada Ibrahim dalam menghadapi kaumnya. Kami (Allah) tinggikan kepada beberapa darjat sesiapa yang Kami (Allah) kehendaki. Sesungguhnya Rab (Tuhan) engkau adalah al-Hakim (Maha Bijaksana), lagi al-‘Alim (Maha Mengetahui).

6-84: Kami (Allah) telah kurniakan kepadanya (Ibrahim): (anaknya) Ishaq dan (cucunya) Ya'qub. Semuanya Kami (Allah) telah berikan petunjuk, dan sebelum itu Kami (Allah) telah berikan petunjuk kepada Nuh dan (juga) daripada keturunannya iaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Dan demikianlah Kami (Allah) berikan balasan kepada orang ‘muhsinin’ (yang berbuat kebajikan).
6-85: Dan Zakaria, Yahya, ‘Isa dan Ilyas, semuanya tergolong ‘salihin’ (orang yang salih).
6-86: Dan Isma’el, Alyasa’, Yunus dan Lut, masing-masing Kami (Allah) lebihkan atas sekalian alam.
6-87: Dan juga sebahagian daripada bapa-bapa mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka, Kami (Allah) telah pilih mereka dan Kami (Allah) berikan mereka petunjuk kepada jalan yang lurus.
6-88: Itulah petunjuk Allah, diberikan-Nya (diberikan Allah) petunjuk kepada sesiapa yang Dia (Allah) kehendaki di kalangan hamba-hamba-Nya (hamba-hamba Allah). Dan jika mereka mempersekutukan (Allah), nescaya gugurlah daripada mereka apa juga amalan yang telah mereka kerjakan.
6-89: Mereka itulah orang yang Kami (Allah) telah berikan kitab, hikmah dan kenabian. Dan jika mereka (kaum Quraysh) mengingkarinya (Nabi Muhammad saw), maka sesungguhnya Kami (Allah) telah sediakan kaum lain yang tidak mengingkarinya.
6-90: Mereka itulah orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, justeru ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: “Aku tidak meminta upah daripada kamu. Ini tidak lain melainkan peringatan untuk sekalian alam.”

6-91: Dan mereka tidak menilai Allah dengan sebenar-benar penilaian, tatkala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu kepada manusia.” Katakanlah: “Siapakah yang telah menurunkan kitab yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk kepada manusia, yang (kemudiannya) dijadikan lembaran-lembaran kertas? Kamu perlihatkan sebahagian tetapi lebih banyak yang kamu sembunyikan, padahal telah diajarkan kepada kamu apa yang kamu tidak ketahui dan tidak (juga) diketahui oleh bapa-bapa kamu.” Katakanlah: “Allah!” Kemudian itu biarkan mereka bermain-main dalam kesesatan.
6-92: Dan inilah kitab (al-Qur’an) yang Kami (Allah) telah turunkan, yang diberkati, membenarkan (kitab-kitab) yang terdahulu, untuk diberi peringatan keras kepada (penduduk) Ummu'l-Qura (Makkah) dan orang di sekitarnya. Dan orang yang beriman kepada akhirat, beriman pula kepadanya (al-Qur’an) dan mereka memelihara solat mereka.
6-93: Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta atas nama Allah atau dia berkata: “(Ini) telah diwahyukan kepadaku,” sedangkan tidak diwahyukan sesuatu apapun kepadanya. Dan orang yang berkata: “Aku akan turunkan seperti apa yang diturunkan oleh Allah.” Dan betapa ngerinya jika engkau melihat (keadaan) orang yang zalim itu ketika (menghadapi) ‘sakaratul maut’, (dalam keadaan) para malaikat memukul dengan tangan mereka (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawa kamu. Pada hari ini kamu akan dibalas dengan seksaan yang menghinakan disebabkan apa yang kamu ada-adakan atas nama Allah sesuatu yang tidak benar, dan kamu berlaku sombong terhadap ayat-ayat-Nya (ayat-ayat Allah).”
6-94: Dan sesungguhnya kamu akan datang kepada Kami (Allah) secara sendiri-sendiri sebagaimana Kami (Allah) ciptakan kamu pertama kalinya. Dan kamu tinggalkan di belakang kamu (di dunia) apa yang Kami (Allah) telah berikan kepada kamu, dan Kami (Allah) tidak melihat beserta kamu pemberi syafa’at (pertolongan) yang kamu anggap mereka itu sekutu-sekutu (Allah). Sesungguhnya telah terputuslah antara kamu, dan kamu telah disesatkan oleh anggapan kamu sendiri.

6-95: Sesungguhnya Allah yang membelah buah dan biji. Dia (Allah) mengeluarkan yang hidup daripada yang mati, dan mengeluarkan yang mati daripada yang hidup. Demikian itulah Allah, maka ke mana lagi kamu akan dipalingkan?
6-96: Pembelah subuh (yang menyingsingkan waktu pagi), dan Dia (Allah) menjadikan malam itu tenang (untuk beristirehat), dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk hitungan. Demikianlah ketentuan daripada al-‘Aziz (Yang Maha Perkasa), lagi al-‘Alim (Maha Mengetahui).
6-97: Dan Dia (Allah) menjadikan bintang-bintang untuk kamu agar kamu berpedoman dengannya pada kegelapan darat dan laut. Sesungguhnya Kami (Allah) telah menjelaskan ayat-ayat (tanda-tanda) Kami (Allah) bagi orang yang mengetahui.
6-98: Dan Dia (Allah) yang menciptakan kamu daripada diri yang satu, lalu ditetapkan (di bumi) dan ditumpangkan (pada alam kubur). Sesungguhnya Kami (Allah) telah menjelaskan ayat-ayat Kami (Allah) kepada kaum yang mahu mendapat kefahaman.
6-99: Dan Dia (Allah) yang menurunkan air dari langit, lalu dengannya Kami (Allah) keluarkan pelbgai jenis tumbuh-tumbuhan dan Kami (Allah) keluarkan daripadanya (tumbuh-tumbuhan itu) kehijauan, yang keluar daripada biji-biji yang tersusun, dan daripada pokok tamar (iaitu) daripada mayangnya (keluar) tandan yang berjuntai. Dan (Allah keluarkan juga) kebun-kebun anggur, zaytun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buah-buahan ketika berbuah dan (ketika) masaknya. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi ayat-ayat bagi kaum yang beriman.

6-100: Dan mereka menjadikan jin sebagai sekutu Allah, padahal Dia (Allah) yang menciptakan mereka (jin-jin). Dan mereka mengada-adakan bagi Allah anak-anak lelaki dan perempuan, (mereka berbuat demikian) tanpa pengetahuan. Subhanahu (Maha Suci Dia/Allah), dan Ta’ala (Maha Tinggi) daripada apa yang mereka sifatkan.
6-101: Yang menciptakan langit dan bumi, bagaimana Dia (Allah) mempunyai anak sedangkan Dia (Allah) tidak beristeri? Dan Dia (Allah) menciptakan segala sesuatu dan Dia (Allah) mengetahui segala sesuatu.
6-102: Demikian itulah Allah, Rab (Tuhan) kamu, tidak ada Ilah (Tuhan) selain Dia (Allah), al-Khaliq (Pencipta) segala sesuatu, (oleh itu) abdikan dirimu kepada-Nya (kepada Allah), dan Dia (Allah) terhadap segala sesuatu adalah al-Wakil (Pentadbir).
6-103: Dia (Allah) tidak dapat dicapai oleh penglihatan (mata) tetapi Dia (Allah) mencapai penglihatan-penglihatan. Dan Dia (Allah) adalah al-Latif (Maha Halus), lagi al-Khabir (Maha Mengenal).

6-104: (Katakanlah wahai Muhammad saw): “Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa penglihatan (keterangan) daripada Rab (Tuhan) kamu, maka sesiapa melihat (menerima keterangan tersebut), (faedahnya) adalah untuk dirinya, dan sesiapa yang buta (menolak keterangan tersebut), maka (kecelakaan) adalah untuk dirinya, dan aku bukanlah penjaga kamu.”
6-105: Dan demikianlah Kami (Allah) mengulang-ulangi ayat-ayat itu namun, mereka berkata: “Kamu telah mempelajari (daripada seseorang).” Dan agar Kami (Allah) perjelaskan kepada orang yang mahu mengetahui.
6-106: Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepada engkau daripada Rab (Tuhan) engkau. Tidak ada Ilah (Tuhan) selain Dia (Allah), dan berpalinglah kamu daripada orang yang musyrik.
6-107: Dan kalau Allah kehendaki, nescaya mereka tidak mempersekutukan. Dan Kami (Allah) tidak menjadikan engkau penjaga mereka, dan engkau (juga) bukanlah pengurus mereka.

6-108: Dan janganlah kamu memaki-maki apa yang mereka pertuhankan selain Allah, kerana (natijahnya) mereka akan memaki-maki Allah dengan keterlaluan tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami (Allah) hiaskan bagi tiap-tiap umat amalan mereka. Kemudian mereka akan dikembalikan kepada Rab (Tuhan) mereka, lalu Dia (Allah) menerangkan kepada mereka tentang amalan mereka dahulu.
6-109: Dan mereka bersumpah dengan nama Allah, sebenar-benar sumpah, bahawa jika datang kepada mereka suatu ayat (mukjizat), nescaya mereka akan beriman. Katakanlah: “Ayat (mukjizat) itu hanya di sisi Allah,” dan kamu tidak menyedari bahawa mereka tetap tidak akan beriman apabila ayat-ayat (mukjizat) itu datang.
6-110: Dan Kami (Allah) akan membolak-balikkan hati mereka dan penglihatan mereka, sebagaimana mereka tidak beriman kepadanya (al-Qur’an) sejak pertama kalinya, dan Kami (Allah) biarkan mereka kebingungan dalam kesesatan mereka.

JUZUK 8

6-111: Dan sekalipun Kami (Allah) turunkan malaikat kepada mereka, dan orang yang sudah mati berkata-kata dengan mereka, dan Kami (Allah) kumpulkan segala sesuatu di hadapan mereka namun, mereka tetap tidak akan beriman, kecuali jika Allah menghendakinya, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
6-112: Dan demikianlah, Kami (Allah) adakan musuh bagi tiap-tiap nabi, (musuh itu ialah) syaitan-syaitan (jenis) manusia dan (jenis) jin; sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain kata-kata yang indah tetapi palsu bagi menipu-daya. Dan jika Rab (Tuhan) engkau kehendaki tentulah mereka tidak berbuat demikian, oleh itu biarkan mereka dengan apa yang mereka ada-adakan itu.
6-113: Dan supaya hati orang yang tidak percaya kepada akhirat tertarik kepadanya (bisikan syaitan itu), dan supaya mereka bersetuju dengannya, dan supaya mereka melakukan kejahatan sebagaimana yang mereka mahu lakukan.

6-114: (Katakanlah wahai Muhammad saw): “Apakah aku (patut) mencari yang selain Allah untuk menjadi hakim, sedangkan Dia (Allah) yang telah menurunkan kitab kepada kamu dengan terperinci?” Dan orang yang telah Kami (Allah) berikan kitab kepada mereka mengetahui bahawa ia (al-Qur’an) diturunkan daripada Rab (Tuhan) engkau dengan kebenaran. Lantaran itu janganlah engkau sekali-kali menjadi orang yang ragu-ragu.
6-115: Dan telah sempurna kalimah Rab (Tuhan) engkau, dengan kebenaran dan keadilan. Sekali-kali tidak akan berlaku perubahan pada kalimah-Nya (kalimah Allah), dan Dia (Allah) adalah al-Sami’ (Maha Mendengar), lagi al-‘Alim (Maha Mengetahui).
6-116: Dan jika engkau ikuti kebanyakan manusia di bumi ini, tentulah mereka akan menyesatkan engkau daripada jalan Allah, kerana tidak ada yang mereka ikuti kecuali sangka-sangkaan dan mereka hanyalah berdusta.
6-117: Sesungguhnya Rab (Tuhan) engkau itu, Dia (Allah) lebih mengetahui siapakah yang sesat daripada jalan-Nya (jalan Allah), dan Dia (Allah) lebih mengetahui siapakah yang mendapat petunjuk.

6-118: Maka makanlah (binatang) yang disebut nama Allah (tatkala menyembelihnya), jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya (ayat-ayat Allah).
6-119: Mengapa kamu tidak mahu memakan (binatang) yang disebut nama Allah (tatkala menyembelihnya), padahal Dia (Allah) sudah jelaskan kepada kamu apa yang diharamkan ke atas kamu, kecuali apa yang kamu terpaksa padanya (memakannya). Dan sesungguhnya kebanyakan (manusia) menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Dan sesungguhnya Rab (Tuhan) engkau, Dia (Allah) yang lebih mengetahui siapakah yang melampaui batas.
6-120: Dan jauhilah dosa yang zahir dan yang batin. Dan sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa akan menerima balasan disebabkan oleh perbuatan mereka.
6-121: Dan janganlah kamu makan (binatang) yang tidak disebut nama Allah (tatkala menyembelihnya). Sesungguhnya itu adalah kefasikan. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan (daripada manusia dan jin) membisikkan kepada kawan-kawan mereka (daripada manusia) supaya mereka membantah kamu, dan jika kamu menuruti mereka, maka kamu menjadi musyrik.

6-122: Apakah orang yang sudah mati, lalu Kami (Allah) hidupkannya dan Kami (Allah) jadikan untuknya cahaya, yang dengannya (cahaya tersebut) dia berjalan antara manusia, serupa dengan orang yang berada dalam kegelapan dan terperangkap dalamnya (kegelapan itu)? Demikianlah dihiaskan bagi orang kafir itu apa yang mereka kerjakan.
6-123: Dan demikianlah Kami (Allah) telah menjadikan pada tiap-tiap negeri pembesar-pembesar yang jahat agar mereka mengadakan tipu-daya di dalamnya (negeri tersebut), (tetapi sebenarnya) mereka tidaklah mengenakan tipu-daya melainkan kepada diri mereka sendiri (dalam keadaan) mereka tidak menyedarinya.
6-124: Dan apabila datang kepada mereka suatu ayat, mereka berkata: “Kami tidak akan percaya sehinggalah didatangkan kepada kami (juga) seumpama yang didatangkan kepada para rasul Allah itu.” Allah lebih mengetahui di mana sepatutnya Dia (Allah) menempatkan risalah (kerasulan) itu. Orang yang berdosa itu akan ditimpakan kehinaan daripada sisi Allah, dan seksaan yang pedih disebabkan mereka membuat tipu-daya.

6-125: Dan sesiapa yang Allah berkehendak memberikan petunjuk, nescaya Dia (Allah) akan melapangkan dadanya buat (menerima) Islam. Dan sesiapa yang Dia (Allah) berkehendak menyesatkan, Dia (Allah) akan menjadikan dadanya sempit dan kesukaran, seakan-akan dia sedang naik ke langit. Demikianlah Allah menjadikan kekotoran atas orang yang tidak beriman.
6-126: Dan inilah jalan Rab (Tuhan) engkau yang lurus. Sesungguhnya Kami (Allah) telah jelaskan ayat-ayat Kami (Allah) kepada kaum yang mahu ingat.
6-127: Bagi mereka adalah negeri yang sejahtera di sisi Rab (Tuhan) mereka, dan Dia (Allah) adalah al-Waliy (Pelindung) mereka disebabkan apa yang mereka kerjakan.

6-128: Dan (ingatlah) hari yang Dia (Allah) akan himpunkan mereka sekaliannya, (Allah berfirman): “Wahai golongan jin! Sesungguhnya kamu telah banyak mendapatkan (hasil) daripada manusia.” Dan berkata kawan-kawan mereka daripada golongan manusia: “Rabbana (wahai Tuhan kami)! Sebahagian daripada kami telah memperolehi kesenangan daripada sebahagian yang lain, dan telah sampai kepada kami ajal kami yang telah Engkau (Allah) tentukan buat kami.” Dia (Allah) berfirman: “Tempat kamu adalah neraka dan kamu kekal di dalamnya, kecuali jika Allah kehendaki (yang lain).” Sesungguhnya Rab (Tuhan) engkau adalah al-Hakim (Maha Bijaksana), lagi al-‘Alim (Maha Mengetahui).
6-129: Dan demikianlah Kami (Allah) akan gandingkan sebahagian orang yang zalim itu dengan sebahagian yang lain, lantaran apa yang mereka telah usahakan.

6-130: “Wahai golongan jin dan manusia! Bukankah sudah datang kepada kamu beberapa orang rasul dari kalangan kamu sendiri yang menceritakan ayat-ayat-Ku (ayat-ayat Allah) kepada kamu dan mereka (para rasul itu) telah memberi ancaman kepada kamu tentang pertemuan hari ini?” Mereka menjawab: “Kami telah menyaksikan atas diri kami.” Mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia dan mereka menyaksikan sendiri (kesalahan) diri mereka, bahawa sesungguhnya mereka adalah orang yang kafir.
6-131: Demikianlah, kerana Rab (Tuhan) kamu tidak akan membinasakan sesuatu negeri secara aniaya, sedang penduduknya lalai.
6-132: Dan bagi tiap-tiap seorang ada darjat (menurut) apa yang dia kerjakan. Dan Rab (Tuhan) engkau tidak lalai terhadap apa yang mereka kerjakan.

6-133: Dan Rab (Tuhan) engkau adalah al-Ghaniy (Maha Kaya), (serta) mempunyai rahmat. Jika Dia (Allah) kehendaki Dia (Allah) boleh membinasakan kamu dan didatangkan selepas kamu sesiapa sahaja yang Dia (Allah) kehendaki, sebagaimana Dia (Allah) telah jadikan kamu daripada keturunan kaum yang lain.
6-134: Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu pasti datang dan kamu tidak berupaya menolaknya.
6-135: Katakanlah (wahai Muhammad saw): “Wahai kaumku! Beramallah kamu menurut kesanggupan kamu, sesungguhnya aku juga akan beramal. Maka kelak akan diketahui siapakah yang akan memperolehi kesudahan tempat kediaman (yang baik).” Sesungguhnya orang yang zalim itu tidak akan mendapat keuntungan.

6-136: Dan mereka adakan pembahagian untuk Allah daripada apa yang Dia (Allah) ciptakan, (iaitu) daripada ladang dan binatang ternak, lalu mereka mengatakan: “Ini untuk Allah,” menurut sangkaan mereka, “Dan ini untuk berhala-berhala kami.” Apa yang mereka peruntukkan kepada berhala-berhala itu tidak sampai kepada Allah, dan apa yang mereka peruntukkan kepada Allah itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruk apa yang mereka tetapkan itu.
6-137: Dan demikian pula, sekutu-sekutu mereka memperlihatkan bagus kepada kebanyakan orang musyrik itu perbuatan membunuh anak-anak mereka, kerana mahu menjerumuskan mereka, dan kerana mahu menimbulkan keraguan mereka tentang al-din (agama) mereka. Jika Allah kehendaki tentulah mereka tidak berbuat demikian, maka tinggalkanlah mereka dan tinggalkanlah apa yang mereka ada-adakan itu.
6-138: Dan mereka menetapkan ada binatang ternak dan ladang yang dilarang, tidak boleh memakannya melainkan orang yang mereka izinkan, menurut sangkaan mereka. (Seterusnya mereka menetapkan) binatang ternak yang dilarang menungganginya dan binatang ternak yang tidak disebut nama Allah (tatkala menyembelihnya), (semuanya itu) mereka ada-adakan atas-Nya (atas Allah). Maka Dia (Allah) akan membalas mereka disebabkan apa yang mereka ada-adakan itu.
6-139: Dan mereka berkata: “Apa yang di dalam perut binatang-binatang ternak itu halal bagi kaum lelaki kami dan haram bagi isteri-isteri kami,” dan jika kandungan itu (dilahirkan) mati, mereka bersekutu pada (memakan)nya. Allah akan membalas mereka bersabit aturan yang mereka tetapkan itu. Sesungguhnya Dia (Allah) adalah al-Hakim (Maha Bijaksana), lagi al-‘Alim (Maha Mengetahui).

6-140: Sesungguhnya telah rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka kerana kejahilan dan tidak berpengetahuan, dan mereka haramkan apa yang dikurniakan Allah kepada mereka, kerana (mereka) mengada-adakan dusta atas nama Allah. Sesungguhnya mereka itu sesat dan mereka tidak mendapat petunjuk.

6-141: Dan Dia (Allah) menerbitkan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, dan tamar serta tumbuh-tumbuhan yang berlainan rasanya, juga zaytun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Makanlah buahnya apabila ia berbuah dan keluarkanlah haknya (zakatnya) pada hari mengetamnya, dan janganlah kamu berlebih-lebihan, sesungguhnya Dia (Allah) tidak suka kepada orang yang berlebih-lebihan.
6-142: Dan antara binatang-binatang ternak itu ada untuk pengangkutan dan ada untuk sembelihan. Makanlah rezeki yang Allah kurniakan kepada kamu dan jangan kamu ikuti saranan syaitan, sesungguhnya syaitan itu adalah musuh kamu yang nyata.
6-143: Lapan (binatang) yang berpasangan, sepasang daripada biri-biri dan sepasang daripada kambing. Tanyakanlah: “Adakah dua yang jantan itu diharamkan oleh Dia (Allah) atau dua yang betina, ataupun yang dalam kandungan dua betina itu? Beritahukan kepadaku dengan pengetahuan, sekiranya kamu orang yang benar.”
6-144: Dan sepasang daripada unta dan sepasang daripada lembu. Tanyakanlah: “Adakah dua yang jantan itu diharamkan oleh Dia (Allah) atau dua yang betina ataupun yang dalam kandungan dua betina itu? Adakah kamu menyaksikan Allah menetapkan demikian kepada kamu? Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta atas nama Allah bagi menyesatkan manusia tanpa pengetahuan? Sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.”

6-145: Katakanlah: “Aku tidak mendapati dalam apa yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang diharamkan orang memakannya selain makanan itu bangkai, darah yang mengalir atau daging babi, kerana sesungguhnya itu adalah kotor, atau sesuatu penderhakaan yang disembelih untuk selain Allah. Maka sesiapa terpaksa dan bukanlah dia sengaja, dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Rab (Tuhan) engkau adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
6-146: Dan bagi orang Yahudi, Kami (Allah) telah haramkan tiap-tiap (binatang) yang berkuku, dan daripada lembu dan kambing (pula) Kami (Allah) haramkan atas mereka lemak daripada kedua-duanya (lembu dan kambing), kecuali (lemak) yang melekat pada punggung keduanya atau yang dalam perut, ataupun yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami (Allah) hukum mereka kerana kederhakaan mereka, dan sesungguhnya Kami (Allah) adalah yang benar.
6-147: Maka jika mereka mendustakan engkau, katakanlah: “Rab (Tuhan) kamu mempunyai rahmat yang luas, dan tidak dapat ditolak seksaan-Nya (seksaan Allah) daripada kaum yang berdosa.”

6-148: Orang yang mempersekutukan itu akan berkata: “Jika Allah kehendaki tentulah kami tidak akan mempersekutukan, dan tidak (juga) bapa-bapa kami mempersekutukan, dan kami tidak akan mengharamkan apa-apa jua.” Demikian itu juga orang yang sebelum mereka telah mendustakan sehingga mereka merasakan seksaan Kami (Allah). Tanyakanlah: “Apakah kamu mempunyai pengetahuan yang kamu boleh tunjukkan kepada kami? Tidak ada yang kamu ikuti melainkan sangkaan semata-mata, dan kamu hanyalah berdusta.”
6-149: Katakanlah: “Bagi Allah segala alasan yang kukuh. Jika Dia (Allah) kehendaki pasti Dia (Allah) memberi petunjuk kepada kamu sekalian.”
6-150: Katakanlah: “Bawakanlah saksi-saksi kamu yang mempersaksikan bahawa Allah mengharamkan ini (makanan yang kamu haramkan).” Maka jika mereka mempersaksikan, janganlah engkau menjadi saksi bersama mereka, dan janganlah engkau turuti hawa nafsu orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (Allah) dan orang yang tidak beriman kepada hari akhirat, malah mereka mempersekutukan Rab (Tuhan) mereka.

6-151: Katakanlah: “Marilah, (biar) aku bacakan apa yang diharamkan Rab (Tuhan) kamu kepada kamu, (iaitu) janganlah kamu mempersekutukan Dia (Allah) dengan sesuatu, (hendaklah) berbuat baik kepada kedua ibu-bapa, janganlah kamu membunuh anak-anak kamu (kerana takutkan) kepapaan, Kami (Allah) yang memberi rezeki kepada kamu dan kepada mereka, jangan kamu mendekati perbuatan keji yang zahir dan yang batin, dan janganlah kamu membunuh sesuatu jiwa yang diharamkan oleh Allah, kecuali dengan hak. Dia (Allah) berpesan kepada kamu agar kamu mengerti.”
6-152: Dan janganlah kamu dekati harta anak-anak yatim, melainkan dengan cara yang lebih baik, sehingga dia (anak yatim itu) cukup umur. Dan sempurnakanlah sukatan dan timbangan dengan adil. Kami (Allah) tidak membebankan seseorang kecuali sekadar kemampuannya. Dan apabila kamu berkata-kata, hendaklah kamu berlaku adil sekalipun terhadap keluarga kamu, dan penuhilah janji Allah. Demikianlah Dia (Allah) berpesan kepada kamu agar kamu semua ingat.
6-153: Dan sesungguhnya inilah jalan-Ku (jalan Allah) yang lurus, maka ikutilah ia dan janganlah kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) kerana itu akan memecah-belahkan kamu daripada jalan-Nya (jalan Allah). Demikianlah Dia (Allah) berpesan kepada kamu agar kamu bertakwa.

6-154: Kemudian Kami (Allah) berikan kitab (Tawrat) kepada Musa sebagai kesempurnaan (nikmat) untuk orang yang berbuat baik, dan (juga) untuk memperjelaskan segala sesuatu, dan (sebagai) petunjuk serta rahmat, agar mereka percaya kepada perjumpaan dengan Rab (Tuhan) mereka.
6-155: Dan inilah kitab (al-Qur’an) yang Kami (Allah) turunkan, yang diberkati. Ikutilah ia (kitab tersebut) dan bertakwalah, mudah-mudahan kamu diberi rahmat.
6-156: (Demikian itu) supaya kamu tidak berkata: “Kitab hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami (iaitu Yahudi dan Nasrani), sedangkan kami lalai (terlepas) daripada bacaan mereka.”
6-157: Atau kamu mengatakan: “Jika diturunkan kepada kami kitab, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka.” Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan daripada Rab (Tuhan) kamu dan (juga) petunjuk serta rahmat. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? Kami (Allah) akan hukum mereka yang berpaling daripada ayat-ayat Kami (Allah) dengan azab yang sepedih-pedihnya disebabkan (perbuatan) mereka berpaling itu.
6-158: Tidak ada yang mereka nanti-nantikan kecuali datang malaikat kepada mereka, atau datang Rab (Tuhan) engkau, atau datang sebahagian daripada ayat-ayat Rab (Tuhan) engkau. Pada hari datangnya sebahagian daripada ayat-ayat Rab (Tuhan) engkau itu, tidak memberi manfaat iman seseorang kepada dirinya yang tidak beriman terlebih dahulu, atau dia (tidak) mengusahakan kebaikan pada imannya itu. Katakanlah: “Kamu tunggulah, sesungguhnya kami juga menunggu.”

6-159: Sesungguhnya (terhadap) orang yang memecah-belahkan al-din (agama) mereka, engkau tidak terlibat sedikit pun dengan (perbuatan) mereka. Urusan mereka terserah kepada Allah, kemudian Dia (Allah) akan menjelaskan apa yang mereka kerjakan.
6-160: Sesiapa datang dengan satu kebajikan, maka ganjarannya sepuluh kali ganda. Dan sesiapa datang dengan kejahatan, tidaklah digandakan balasan melainkan seimbang dengannya (kejahatan itu), malah mereka tidak dianiaya (sedikit pun).

6-161: Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah diberi petunjuk oleh Rab (Tuhan)ku kepada jalan yang lurus, al-din (agama) yang tetap teguh, (iaitu) milah (pegangan) Ibrahim yang hanif (jujur), dan bukanlah dia (Ibrahim) daripada golongan musyrik.”
6-162: Katakanlah: “Sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku dan matiku (hanyalah) kerana Allah, Rab (Tuhan) sekalian alam.”
6-163: “Tidak ada sekutu bagi-Nya (bagi Allah), dan demikianlah aku diperintahkan. Dan aku adalah yang mula-mula Muslim (menyerah diri).”
6-164: Katakanlah: “Apakah aku harapkan yang selain Allah menjadi Rab (Tuhan), sedangkan (hanya) Dia (Allah) sahaja Rab (Tuhan) bagi segala sesuatu? Dan tiadalah amalan sesuatu diri melainkan untuk dirinya sendiri. Dan satu diri tidak akan memikul beban diri yang lain. Kemudian kamu sekalian kembali kepada Rab (Tuhan) kamu, lalu Dia (Allah) menjelaskan tentang apa yang kamu pernah perselisihkan.
6-165: Dan Dia (Allah) yang menjadikan kamu Khalifah Bumi, dan Dia (Allah) tinggikan sebahagian kamu melebihi sebahagian yang lain beberapa darjat, untuk menguji kamu dengan apa yang Dia (Allah) telah berikan kepada kamu. Sesungguhnya Rab (Tuhan) kamu itu sangat cepat seksaan-Nya (seksaan Allah) dan sesungguhnya Dia (Allah) adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
 
 
LAMAN UTAMA
SURAH AL-A'RAF